Rabu 17 May 2023 11:14 WIB

Sylvester Stallone Bertingkah Kayak Rambo di Depan Teman Pria Anak-Anaknya

Sylvester Stallone ingin mencegah ketiga putrinya patah hati karena cinta monyet.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Reiny Dwinanda
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood. Stallone memiliki tiga anak perempuan.
Foto: Lionsgate
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood. Stallone memiliki tiga anak perempuan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKART -- Aktor Amerika  Sylvester Stallone sangat ingin melindungi ketiga putrinya, Sophia (26 tahun), Sistine (24), dan Scarlet (20), dari patah hati dalam kehidupan cinta mereka. Menurut Stallone, dia menjuluki cinta monyet sebagai "bentuk kegilaan sementara".

"Jadi Anda melakukan hal-hal yang mungkin Anda sesali. Saya di sini untuk mencegahnya," kata aktor berusia 76 tahun itu kepada surat kabar Daily Mirror.

Baca Juga

Dilansir AceShowbiz, Rabu (17/5/2023), Stallone memiliki acara realitas bersama keluarganya, The Family Stallone. Dia sebenarnya setuju untuk memfilmkan acara realitas delapan bagian tersebut.

Hal itu Stallone lakukan agar dapat menghabiskan lebih banyak waktu dengan putrinya. Aktor The Expendables ini bergurau bahwa dia sering bepergian dan dia melihat sekeliling serta berpikir putrinya sudah dewasa.

 

"Bukankah menyenangkan menghabiskan waktu serius dengan mereka di mana mereka tidak dapat melarikan diri, di mana mereka harus bersamaku," ujarnya.

Sophia yang merupakan sutradara pemula menyatakan bahwa ayahnya terlalu protektif terhadapnya pada masa lalu. Sophia berbagi bahwa Stallone bukan seperti ayah kebanyakan.

Di satu sisi, Stallone bisa berubah menjadi Rambo yang membawa senjata ketika Sophia memperkenalkan teman anak laki-laki. Tetapi kemudian, Stallone juga memiliki sisi "ayah dari anak perempuan".

"Dia memanggang bersama kami, dia menonton The Bachelor bersama kami, dan itu adalah sisi yang sama sekali berbeda dari dirinya," kata Sophia.

Sementara itu, Sistine--yang merupakan seorang aktris dan model-- mengakui bahwa ayahnya bisa "cukup mengintimidasi" lelaki yang menjadi teman dekatnya. Sistine masih ingat ketika sedang dilanda asmara pada masa remaja.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement