Jumat 05 May 2023 11:27 WIB

Pertama di Dunia, Dokter Berhasil Operasi Kelainan Otak Janin

Dokter mengoperasi janin saat kandungan ibu 34 pekan.

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Reiny Dwinanda
Ibu hamil memperlihatkan USG janinnya. Tim dokter di AS mampu memperbaiki kondisi pembuluh darah yang mematikan pada bayi yang belum lahir.
Foto: Prayogi/Republika
Ibu hamil memperlihatkan USG janinnya. Tim dokter di AS mampu memperbaiki kondisi pembuluh darah yang mematikan pada bayi yang belum lahir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebelum lahir, janin perlu dijaga dan dirawat dengan baik. Jika tidak, mereka kemungkinan tidak bisa bertahan hidup lama setelah lahir. Selain itu, bayi juga bisa lahir dengan kondisi tubuh yang tidak sepenuhnya sehat.

Salah satu kelainan yang patut diwaspadai pada janin adalah Malformasi Vena Galen (VOGM). Ini memengaruhi 10 hingga 12 bayi di Inggris setiap tahun. Bahkan, mereka mungkin tidak dapat bertahan hidup melewati beberapa hari pertama kelahiran.

Baca Juga

Oleh karena itu, untuk memperbaikinya, dokter di Amerika Serikat (AS) melakukan operasi otak pada janin. Operasi yang dilakukan untuk melawan MVG baru pertama dilakukan di dunia dan berjalan dengan sukses.

Tim dokter memperbaiki kondisi pembuluh darah yang mematikan pada bayi yang belum lahir. Tindakan itu guna mencegah gagal jantung dan strok setelah lahir.

 

Para dokter mengoperasi sang ibu pada usia kandungan 34 pekan menggunakan ultrasonografi (USG) untuk memandu prosedur. Darren Orbach dari Rumah Sakit Anak Boston mengatakan pihaknya sangat senang melihat penurunan agresif yang biasanya terlihat setelah bayi lahir tidak muncul.

"Dengan senang hati kami laporkan pada usia enam pekan, perkembangan bayi sangat baik, tanpa pengobatan, makan secara normal, berat badan bertambah, dan kembali ke rumah. Tidak ada tanda-tanda efek negatif pada otak," kata Orbach, dilansir The Sun, Jumat (5/5/2023).

MVG menyebabkan arteri di otak mengalirkan darah langsung ke pembuluh darah bukan kapiler yang akan membanjiri jantung dan menyebabkan kerusakan otak. Saat ini, untuk bayi baru lahir, perawatannya masih terbatas.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement