Jumat 28 Apr 2023 15:18 WIB

Perahu Wisata Diterjang Ombak di Pangandaran, Satu Penumpang Meninggal

Perahu wisata itu disebut diterjang ombak saat berada sekitar 100 meter dari pantai.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Irfan Fitrat
Petugas mengevakuasi wisatawan penumpang perahu yang terkena ombak di perairan kawasan Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (28/4/2023). Akibat kejadian itu, satu wisatawan dilaporkan meninggal dunia.
Foto: Dok. Satpolairud Polres Pangandaran
Petugas mengevakuasi wisatawan penumpang perahu yang terkena ombak di perairan kawasan Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (28/4/2023). Akibat kejadian itu, satu wisatawan dilaporkan meninggal dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, PANGANDARAN — Perahu yang membawa wisatawan diterjang ombak di kawasan Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (28/4/2023). Satu wisatawan yang ada di perahu itu tenggelam dan dilaporkan meninggal dunia.

Menurut Kepala Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Pangandaran AKP Sugianto, awalnya perahu yang membawa rombongan wisatawan asal Bandung hendak berlayar menuju Pasir Putih di Pantai Pangandaran, Jumat pagi. Di tengah perjalanan, perahu wisata itu diterjang ombak tinggi.

Baca Juga

“Kejadian sekitar pukul 07.30 WIB. Lokasi di Pos 4 atau Pos 5, dekat Hotel Malabar. Jadi, wisatawan mau berangkat berlayar ke tengah, tiba-tiba datang ombak besar,” kata Sugianto kepada Republika, Jumat.

Menurut Sugianto, saat itu perahu baru berlayar sekitar seratus meter dari kawasan pantai. Ia mengatakan, terjangan ombak membuat perahu itu tenggelam.

Berdasarkan keterangan para saksi, Sugianto mengatakan, seluruh penumpang perahu menggunakan alat keselamatan berupa pelampung. “Namun, mungkin karena panik, jadi tenggelam,” kata dia.

Menurut Sugianto, ada delapan wisatawan dan satu operator di perahu itu. Satu wisatawan berinisial BS (53 tahun) dilaporkan meninggal dunia. Sementara delapan orang lainnya dapat dievakuasi dengan selamat.

“Korban dibawa ke RSUD Pandega. Kami fasilitasi untuk mengurus asuransi karena ada asuransinya. Semua sudah difasilitasi asuransi,” kata Sugianto.

Selama momen libur Lebaran 2023, Sugianto mengatakan, ada dua kali kecelakaan laut perahu wisata di kawasan Pantai Pangandaran. Baru kejadian kali ini yang mengakibatkan korban meninggal dunia. “Mudah-mudahan yang terakhir,” ujar dia.

Berkaca dari kejadian itu, Sugianto mengingatkan para operator perahu wisata untuk tetap waspada. Operator perahu wisata diminta selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang.

Selain itu, operator juga mesti menyiapkan alat keselamatan dan mengangkut penumpang sesuai kapasitas. “Operasional perahu wisata tetap berjalan. Namun, kita tekankan operator agar lebih hati-hati lagi, jangan memaksakan,” kata Sugianto. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement