Kamis 09 Mar 2023 10:21 WIB

Memahami Fenomena Mindless Eating, Dampak, dan Cara Menghentikannya

Mindless eating sering kali terjadi ketika pikiran seseorang terganggu.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Qommarria Rostanti
Fenomena mindless eating (ilustrasi). Makan tanpa kesadaran (mindless eating) kini banyak terjadi di tengah masyarakat.
Foto: Womanhealth
Fenomena mindless eating (ilustrasi). Makan tanpa kesadaran (mindless eating) kini banyak terjadi di tengah masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mengonsumsi makanan tanpa memahami proses pencernaan tubuh dapat mendatangkan malapetaka. Kebiasaan tersebut juga dapat menyebabkan masalah kronis.

Pakar Ayurveda dan instruktur dr Noopur Rohatgi melalui Instagram mengatakan, hal itu perlu dihentikan sesegera mungkin demi kesehatan. Makan tanpa kesadaran (mindless eating) kini banyak terjadi di tengah masyarakat.

Baca Juga

Mindless eating terjadi ketika Anda makan tanpa mengetahui kondisi tubuh. "Bagaimana tubuh mencerna dan menyerap makanan yang Anda makan, dan bagaimana tubuh Anda terpengaruh olehnya," kata dr Rohatgi dilansir laman Indian Express, beberapa waktu lalu.

Pelatih kesehatan dan founder MY22BMI, Preety Tyagi, menyebut makan tanpa kesadaran merupakan perilaku makan di mana Anda tidak menyadari kualitas atau kuantitas makanan yang dikonsumsi. Dia mengatakan, mindless eating sering kali terjadi ketika pikiran terganggu dan kesadaran Anda sama sekali tidak ada.

Menurut Tyagi, makan tanpa kesadaran merupakan fenomena yang sangat umum di dunia saat ini. Misalnya saat makan, mata orang terpaku pada ponsel, televisi, atau game. Bisa juga makan saat sedang berpesta dengan teman.

Makan tanpa kesadaran dapat dilihat sebagai makan terlalu banyak atau terlalu sedikit dalam hal jumlah, makan terlalu sering atau terlalu lama jeda di antara waktu makan, mengikuti diet ketat, tidak konsisten, dan sering mengubah pola makan. Anda mungkin bertanya-tanya apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi kebiasaan ini. 

Berikut beberapa cara di antaranya:

1. Menerapkan pola makan yang sesuai dengan keluarga Anda dan konsisten dengan itu.

2. Sertakan berbagai makanan setiap hari. Buat menu untuk pekan depan dan patuhi itu.

3. Makan perlahan dan kunyah satu potong beberapa kali sebelum menelan (jangan langsung menelan makanan Anda).

4. Makan tanpa menonton ponsel atau televisi. Fokus pada apa yang ada di piring. Ini membantu membuat Anda sadar tentang jumlah makanan yang dimakan dan kemampuan untuk mengetahui kapan Anda kenyang.

5. Hindari mengunyah makanan ringan terus-menerus saat bekerja. Waktu mengonsumsi kudapan juga harus ditentukan seperti istirahat lima menit untuk makan kudapan sebelum kembali bekerja.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement