Sabtu 04 Mar 2023 23:41 WIB

Pakar Kesehatan Bocorkan Tips Turunkan Hipertensi Secara Alami

Hipertensi bisa menjadi faktor risiko penyebab kematian dini.

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Qommarria Rostanti
Cara menurunkan tekanan darah tinggi secara alami. (ilustrasi).
Foto: www.freepik.com.
Cara menurunkan tekanan darah tinggi secara alami. (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tekanan darah tinggi (hipertensi) bisa berisiko pada komplikasi kesehatan yang fatal. Selain strok, gagal ginjal, jantung, hipertensi bisa menjadi faktor risiko penyebab kematian dini.

Di antara kondisi yang rentan terhadap hipertensi adalah kelebihan berat badan, memiliki kadar kolesterol tinggi, perokok, mengalami stres tingkat tinggi, dan minum alkohol berlebihan. “Duduk terlalu lama tanpa olahraga dan secara genetik juga bisa rentan terhadap hipertensi,” kata ahli gizi, Anjali Mukerjee, dikutip dari laman Hindustan Times, Sabtu (4/3/2023).

Baca Juga

Tak perlu takut, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan tekanan darah tinggi secara alami. Dalam kasus kelebihan berat badan, Anda bisa mulai mencoba menunrunkan berat badan. Sebab, menurut Mukerjee, penurunan berat badan dapat berdampak langsung pada tekanan darah tinggi.

Selain itu, Anda juga perlu mengontrol pola makan. Makan ikan dua sampai tiga kali sepekan juga membantu mengurangi tekanan darah tinggi.

“Jangan lupa untuk berhenti merokok dan hindari mengonsumsi alkohol,” ujarnya.

Mukerjee menyebut orang yang rentan terhadap tekanan darah tinggi harus berolahraga secara teratur, paling tidak berjalan. Hal ini dilakukan agar menjaga tubuh tetap terkendali. Bawang putih diketahui dapat menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan trigliserida.

Suplemen magnesium juga direkomendasikan setiap hari. Jangan lupa mengonsumsi jus sayuran, terutama jus rumput gandum, memiliki efek langsung pada kontrol tekanan. "Kemudian makan batang seledri segar secara teratur membantu mengurangi tekanan darah,” kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement