Selasa 14 Feb 2023 00:45 WIB

Payudara dan Puting Terasa Gatal, Ini Dia Biang Keladinya

Ada beberapa faktor pemicu payudara dan puting gatal.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda
Ibu-ibu dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Bantul menggunakan payung putih berkampanye tentang pentingnya tahapan menyusui di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Ahad (7/8/2022). Puting juga sering menjadi kering dan iritasi karena menyusui. Kondisi itu bisa menyebabkan timbulnya rasa gatal.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Ibu-ibu dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Bantul menggunakan payung putih berkampanye tentang pentingnya tahapan menyusui di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Ahad (7/8/2022). Puting juga sering menjadi kering dan iritasi karena menyusui. Kondisi itu bisa menyebabkan timbulnya rasa gatal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perempuan yang pernah mengalami pasti tahu rasanya gatal-gatal atau iritasi pada payudara. Mereka akan frustrasi karena tidak bisa menggaruk di tempat umum.

Berikut ini adalah beberapa penyebab gatal pada payudara, seperti dilansir laman Huffington Post, Senin (13/2/2023),

Baca Juga

1. Eksim

Dokter kulit yang berbasis di La Jolla, California, Amerika Serikat, Azadeh Shirazi, menjelaskan eksim payudara adalah penyebab umum payudara dan puting gatal. Ia menyebut jaringan dan kulit payudara lebih sensitif dan lebih rentan terhadap iritasi.

Bentuk eksim yang paling umum adalah dermatitis atopik, yang biasanya bermanifestasi seperti kulit gatal, kering, dan teriritasi di sekitar lipatan seperti bagian belakang lutut dan siku. Namun, itu bisa terjadi pada payudara dan puting juga.

Ada juga eksim kontak atau dermatitis kontak. Ini adalah rasa gatal serupa yang berasal dari kontak dengan bahan iritan.

"Payudara atau puting yang gatal dapat disebabkan oleh dermatitis iritan, seperti gesekan berlebihan atau lecet akibat tergesek kain keras," ujar dr Lauren Penzi, dokter kulit yang berbasis di New York, AS.

Payudara juga bisa gatal akibat dermatitis kontak alergi. Pemicunya ialah bahan-bahan tertentu dalam sabun, kain, deterjen, dan lainnya.

Dr Penzi menunjuk ke sebuah penelitian yang menemukan Cl + Me-isothiazolinone, kobalt klorida, thimerosal, nikel sulfat, dan resin 4-tert-butylphenol-formaldehyde sebagai penyebab umum eksim puting. Bahan-bahan ini terkadang digunakan dalam pakaian, produk pembersih, kosmetik, dan benda-benda perawatan pribadi lainnya.

"Bagi perempuan yang mungkin mengalami kepekaan terhadap sesuatu yang bersentuhan dengan bahan-bahan itu, yang bisa berupa deterjen baru, bra atau pakaian dalam baru, sabun atau pakaian baru, cobalah menghindari wewangian atau bahan tertentu yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit," jelas dokter kulit Kota New York, AS,  Marisa Garshick.

2. Perubahan tubuh dan kulit

Masalah payudara dan puting gatal juga bisa disebabkan oleh perubahan tubuh dan kulit. Dr Hadley King, dokter kulit di New York City mengatakan payudara gatal sering disebabkan oleh kulit kering, pertumbuhan payudara, karena kehamilan, pubertas atau kenaikan berat badan, misalnya, perubahan hormonal, mastitis, infeksi jamur dan menyusui. Puting juga sering menjadi kering dan iritasi karena menyusui.

3. Gesekan

Berhati-hatilah terhadap iritasi akibat gesekan atau gosokan karena hal ini juga dapat menyebabkan rasa gatal.

4. Suhu ekstrem atau cuaca

Kadang-kadang, payudara yang gatal mungkin juga berkaitan dengan perubahan musim, terutama di bulan-bulan yang lebih dingin. Dr Shirazi mengatakan suhu ekstrem seperti mandi air panas atau cuaca kering yang sejuk semuanya dapat menyebabkan iritasi kulit, gatal, dan pembengkakan.

"Payudara dan puting sering dilupakan, dan kita cenderung melewatkan pelembap di bagian sensitif ini."

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement