Senin 13 Feb 2023 05:11 WIB

Paket Mencurigakan Tiba-Tiba Datang ke Rumah Padahal tak Pesan? Segera Lakukan Ini

Pernahkah Anda menerima paket 'aneh' dengan nama dan alamat sama? Waspadai penipuan.

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Qommarria Rostanti
Paket mencurigakan datang ke rumah, ini yang harus Anda lakukan. (ilustrasi)
Foto: www.freepik.com
Paket mencurigakan datang ke rumah, ini yang harus Anda lakukan. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saat ini ada banyak jenis penipuan yang terjadi seiring perkembangan teknologi yang semakin maju. Salah satunya adalah paket yang mencurigakan.

Pernahkah Anda menerima paket yang tidak pernah Anda atau keluarga di rumah pesan, tetapi nama yang tertuju dan alamatnya sesuai dengan tempat tinggal Anda?Bisa jadi, itu adalah jenis penipuan yang akan dibahas kali ini.

Baca Juga

Menurut Kantor Pos Amerika Serikat (USPS), paket tak terduga sering kali digunakan untuk penipuan besar. Layanan Inspeksi Pos Amerika Serikat (USPIS) mengatakan, paket tak terduga terjadi ketika seseorang menerima paket atau bingkisan yang berisi berbagai jenis barang yang tidak dipesan atau diminta oleh penerima. Terkadang penerima diminta untuk membayar paket saat kedatangan.

“Meskipun paket mungkin ditujukan ke penerima, tidak ada alamat pengirimnya,” kata USPIS, dilansir Best Life, Ahad (12/2/2023).

 

Penipuan jenis ini disebut brushing scam. Mungkin Anda tidak berpikir tidak ada salahnya jika Anda membayar paketnya atau menerimanya secara gratis. Namun, tanpa sadar, Anda sudah terjebak masuk dalam skema penipuan.

Pengirim adalah penipu yang menggunakan Anda untuk meyakinkan orang lain agar membeli barang yang tidak berharga. Ini bertujuan untuk memberi kesan bahwa penerimanya adalah pembeli terverifikasi yang telah menulis ulasan daring positif tentang barang dagangan tersebut. Artinya, mereka menulis ulasan palsu atas nama Anda.

Menurut dia, ulasan palsu ini membantu meningkatkan peringkat produk dan angka penjualan dengan curang. Mereka berharap ini bisa menghasilkan peningkatan penjualan aktual dalam jangka panjang. "Karena barang dagangan biasanya murah untuk dikirim, para penipu menganggap ini sebagai pembayaran yang menguntungkan,” ujarnya.

Jika barang dagangan yang tidak diminta berasal dari penjual pihak ketiga di Amazon atau eBay, Anda dapat mengajukan laporan penipuan kepada pengecer. Tujuannya, untuk mencegah penipu menggunakan Anda dalam skema mereka. “Minta perusahaan untuk menghapus ulasan palsu atas nama Anda," saran USPIS.

Jika Anda pernah mengalami ini, bisa menjadi tanda bahwa informasi Anda sudah disusupi. Karena untuk mengirimkan sesuatu yang tidak Anda pesan, penipu mungkin menemukan alamat Anda secara daring.

Dia mengatakan, meskipun ini mungkin tampak sebagai kejahatan tanpa korban dan Anda mendapatkan beberapa barang gratis. Pada kenyataannya, informasi pribadi Anda dapat disusupi. "Sering kali penipu memperoleh informasi pribadi melalui cara jahat dan menggunakannya untuk sejumlah penipuan dan aktivitas terlarang lainnya di masa mendatang,” ujarnya.

Oleh karena itu, USPIS mengatakan Anda harus segera mengubah kata sandi akun demi melindungi informasi Anda. Setelah itu, pantau dengan cermat laporan kredit dan tagihan kartu kredit Anda.

Sementara itu, untuk paketnya Anda bisa melakukan berbagai cara. Pertama, bisa mengembalikan ke pengirim jika tercantum alamat pengirim, membuangnya, atau menyimpannya. “Jika Anda membukanya dan menyukainya, Anda dapat menyimpannya,” ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement