Ahad 12 Feb 2023 22:44 WIB

Minuman Populer yang Pangkas Risiko Strok

Hubungan antara teh dan risiko strok diungkapkan dalam sebuah studi terbaru.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Qommarria Rostanti
Selain bisa menyegarkan dan merelaksasi, minum teh juga dapat membawa manfaat kesehatan, termasuk memangkas risiko strok. (ilustrasi)
Foto: www.freepik.com
Selain bisa menyegarkan dan merelaksasi, minum teh juga dapat membawa manfaat kesehatan, termasuk memangkas risiko strok. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Teh merupakan minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia setelah air putih. Selain bisa menyegarkan dan merelaksasi, minum teh juga dapat membawa manfaat kesehatan, termasuk memangkas risiko strok.

Hubungan antara teh dan risiko strok ini diungkapkan dalam sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Biomedicine and Pharmacotherapy. Studi ini menemukan bahwa tanaman teh memiliki senyawa bernama cystatin yang dapat mendorong aktivitas antitrombotik atau aktivitas yang dapat menurunkan risiko terbentuknya gumpalan darah.

Baca Juga

"Sekarang, studi terbaru ini telah mengungkapkan manfaat lain (dari teh), lewat sebuah senyawa alami dalam teh yang membantu melindungi jantung dan otak dengan cara mengurangi gumpalan darah," ujar dr Gill Jenkins, seperti dilansir Express, baru-baru ini.

Selain melalui senyawa cystatin, teh juga bisa melindungi kesehatan kardiovaskular melalui beberapa cara lain. Sebagai contoh, teh memiliki efek penurun tekanan darah dan efek antioksidan yang dapat melindungi kesehatan jantung. Efek kesehatan ini berasal dari kandungan polifenol yang ada di dalam teh, seperti flavonoid.

 

Survei yang dilakukan pada hampir 500 ribu orang dewasa di Inggris juga menemukan hal serupa. Survei ini menemukan bahwa orang dewasa yang minum tiga cangkir teh per hari memiliki risiko yang lebih rendah terhadap kematian akibat penyakit kardiovaskular. Penurunan risiko ini mencapai 24 persen.

Mengacu pada sebuah ulasan ekstensif, dr Tim Bond, dr Gill Jenkins, dan dr Emma Derbyshire juga mengatakan minum teh secara rutin dapat membawa manfaat bagi kesehatan jantung dan otak. Menurut ulasan ini, kebiasaan minum teh berkaitan dengan perbaikan vaskular serta fungsi endotel, yang bisa membantu menurunkan tekanan darah.

"Manfaat teh bagi kesehatan vaskular, kontrol tekanan darah, dan melawan oksidasi serta inflamasi yang merusak sel-sel tubuh sudah diketahui dengan baik," kata dr Carrie Ruxton.

Manfaat kesehatan teh bisa didapatkan dari beragam jenis teh, seperti teh hitam dan teh hijau. Kedua jenis teh ini diketahui memiliki kandungan polifenol yang tinggi.

"(Polifenol) adalah senyawa tumbuhan aktif yang menyokong kesehatan kardiovaskular," ujar dr Ruxton.

Setiap orang pasti memiliki cara menikmati kopi yang disukai. Namun, ada beberapa kebiasaan minum teh yang bisa mengurangi manfaat teh, seperti menambahkan gula secara berlebih.

Ini adalah tujuh cara menikmati teh lebih sehat, seperti dilansir Cathe:

1. Gunakan teh tanpa kantung, alih-alih teh celup

2. Gunakan air terfiltrasi

3. Tambahkan buah, herbal, atau rempah ke dalam teh

4. Coba ragam jenis teh

5. Hindari penggunaan gula

6. Hindari minum teh bersamaan dengan makan besar karena dapat mengganggu penyerapan zat besi. Beri jarak sekitar satu jam setelah makan sebelum minum teh.

7. Pantau asupan kafein

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement