Kamis 02 Feb 2023 04:15 WIB

Sering Pakai Obat Kumur Bisa Picu Hipertensi, Zat Kimia Ini Biang Keladinya

Peneliti mengungkap hubungan potensial antara obat kumur dengan hipertensi.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Reiny Dwinanda
Obat kumur. Zat kimia bernama chlorhexidine di dalam mouthwash bisa membunuh bakteri baik sekaligus meningkatkan tekanan darah.
Foto:

Oksida nitrat bertindak sebagai vasodilator, yang berarti melemaskan lapisan dalam pembuluh darah dan menyebabkannya melebar. Dengan cara ini, pembuluh darah mampu menampung volume darah yang lebih banyak, yang meningkatkan aliran oksigen dan menurunkan tekanan darah.

Ketika bioavailabilitas oksida nitrat habis, ini juga meningkatkan stres oksidatif dan peradangan, yang juga terkait dengan timbulnya hipertensi. Penelitian sebelumnya menunjukkan antiseptik dan disinfektan yang digunakan dalam obat kumur, yaitu chlorhexidine, kemungkinan juga bertanggung jawab atas efek merusak pembuluh darah.

Chlorhexidine adalah resep obat kumur yang mengurangi bakteri di mulut. Namun, perlu diingat bahwa studi observasi ini hanya menunjukkan hubungan sebab-akibat sehingga percobaan lebih lanjut masih diperlukan untuk mengonfirmasinyai.

"Studi ini menunjukkan bahwa gangguan mikroflora mulut oleh obat kumur antibakteri, mungkin memiliki efek kesehatan yang merugikan dengan menurunkan bioavailabilitas oksida nitrat," kata penulis penelitian menyimpulkan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement