Rabu 18 Jan 2023 14:38 WIB

China Hapus Larangan, Film Superhero Marvel Kini Bisa Tayang di Bioskop

China sempat melarang pemutaran Marvel di seluruh bioskop setempat sejak 2021.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Qommarria Rostanti
China menghapus larangan penayangan film superhero Marvel. Kini, film-film tersebut sudah boleh tayang di bioskop setempat. (ilustrasi)
Foto: Marvel Studios
China menghapus larangan penayangan film superhero Marvel. Kini, film-film tersebut sudah boleh tayang di bioskop setempat. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Sejak 2021, China melarang pemutaran film-film Marvel di seluruh bioskop di negara tersebut. Namun tanpa diduga, China kini menghapus larangan tersebut dan kembali membuka pintu mereka untuk film-film Marvel Cinematic Universe (MCU).

Penghapusan larangan ini memungkinkan dua film terbaru MCU, Black Panther: Wakanda Forever dan Ant-Man and the Wasp: Quantumania untuk tayang di bioskop Cina pada Februari mendatang. Kedua film tersebut akan menjadi film MCU pertama yang tayang di Cina setelah tiga tahun.

Baca Juga

Seperti dilansir MovieWeb, Rabu (18/1/2023), Black Panther: Wakanda Forever akan ditayangkan di bioskop-bioskop China mulai 7 Februari 2023. Sedangkan film Ant-Man and the Wasp: Quantumania akan ditayangkan di bioskop-bioskop China pada 17 Februari 2023, bersamaan dengan tanggal penayangan perdana film tersebut di Amerika Serikat.

Avengers: Endgame merupakan film MCU terakhir yang diputar di bioskop-bioskop China. Saat Black Widow resmi dirilis, China mulai menerapkan larangan sepenuhnya terhadap penayangan film Marvel di bioskop.

Mengingat China merupakan negara dengan pasar bioskop terbesar kedua di dunia, larangan tersebut berdampak besar terhadap turunnya penjualan tiket global Marvel Studios. Situasi ini semakin pelik setelah China memutuskan untuk tak mengumumkan alasan di balik pelarangan tersebut.

Larangan terhadap film-film Marvel tersebut sempat memunculkan sejumlah spekulasi di media sosial. Sutradara The Eternals Chloe Zhao misalnya, berspekulasi bahwa larangan terhadap film-film Marvel dibuat sebagai upaya pemerintah China untuk memprioritaskan konten lokal dari gempuran beragam proyek dan konten internasional.

China bukan satu-satunya negara yang pernah melarang penayangan film-film MCU. Sebelumnya, beberapa negara di Timur Tengah seperti Arab Saudi, Qatar, dan Kuwait juga sempat melarang penayangan film The Eternals yang diluncurkan pada 2021.

Mulanya, negara-negara tersebut meminta Disney melakukan penyensoran terhadap muatan hubungan sesama jenis dalam film The Eternals. Seperti diketahui, film The Eternals turut menghadirkan karakter superhero gay pertama di MCU, Phastos. Permintaan ini diajukan karena hubungan sesama jenis dianggap ilegal di banyak negara Timur Tengah.

Permintaan tersebut dengan tegas ditolak oleh Disney dan juga Zhao selaku sutradara. Penolakan inilah yang kemudian memicu Arab Saudi, Qatar, dan Kuwait untuk melarang penayangan The Eternals di negara mereka.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement