Selasa 15 Nov 2022 07:03 WIB

Ini Alasan Roti Sourdough Dianggap Paling Sehat

Popularitas roti sourdough sudah ada sejak abad ke-19.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Nora Azizah
Popularitas roti sourdough sudah ada sejak abad ke-19.
Foto: Wikimedia
Popularitas roti sourdough sudah ada sejak abad ke-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jika mengikuti tren makanan selama pandemi, roti sourdough termasuk yang banyak dipilih. Tak hanya itu, membuatnya sendiri juga relatif mudah.

Menurut laman NPR, yang dibutuhkan untuk membuat starter roti sourdough hanyalah tepung, air, dan gula. Campuran berada pada suhu kamar, lalu udara membawa ragi ke dalam campuran tersebut. 

Baca Juga

Starter sudah siap ketika mulai berbau asam. Jika terus menambahkan porsi air dan tepung yang sama ke dalam campuran setelah menggunakan atau menyimpannya di tempat yang dingin, permulaan sourdough dapat bertahan selama bertahun-tahun.

Sourdough pertama kali dibuat di Mesir sebelum akhirnya menyebar ke Yunani (melalui The Sourdough School). Akhirnya menu ini sampai ke Roma, ragi komersial mengganggu popularitas sourdough di abad ke-19. 

 

“Tapi roti sourdough akan muncul kembali ketika penduduk setempat menemukan bahwa iklim San Francisco, kabut yang biasa disebut sebagai "Karl" menyediakan kondisi optimal untuk menghasilkan roti sourdough,” tulis National Geographic dalam sebuah laporan, seperti dikutip dari Health Digest, Selasa (15/11/2022).

Faktanya, roti sourdough sangat khas sehingga bakteri yang berkontribusi pada rasa uniknya disebut Lactobacillus sanfranciscensis. Selain rasa, orang mungkin bertanya-tanya apakah sourdough memiliki manfaat kesehatan? 

Percaya atau tidak, makan roti sourdough ternyata memiliki banyak manfaat kesehatan. Sebagai permulaan, roti sourdough mungkin lebih mudah dicerna daripada roti lainnya, terutama bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar, atau IBS, menurut laman Medical News Today.

Roti sourdough bisa mengurangi beberapa jenis gula fermentasi yang dapat menyebabkan masalah usus. Laman WebMD menuliskan bahwa roti sourdough memiliki manfaat kesehatan lainnya. 

Misalnya, mengandung jumlah antioksidan yang lebih tinggi daripada roti lainnya. Antioksidan memiliki sifat pelindung yang dapat mencegah kerusakan sel terkait dengan beberapa penyakit. Dibandingkan dengan roti putih, sourdough memiliki indeks glikemik lebih rendah, sehingga menjadikannya pilihan lebih sehat bagi mereka yang perlu memantau kadar gula darahnya.

Roti sourdough juga memiliki beberapa keunggulan nutrisi dibandingkan roti lainnya, menurut laman Healthline. Bakteri asam laktat sourdough membantu menurunkan pH roti, yang pada gilirannya membatasi jumlah fitat, asam yang dapat mencegah tubuh menyerap mineral secara optimal yang ditemukan dalam roti gandum seperti magnesium, kalium, dan seng.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement