Selasa 04 Oct 2022 22:50 WIB

Rawan Penyakit, Dokter Ingatkan Jaga Daya Tahan Tubuh di Musim Hujan

Musim penghujan memudahkan beragam penyakit bermunculan.

Musim penghujan memudahkan beragam penyakit bermunculan.
Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
Musim penghujan memudahkan beragam penyakit bermunculan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr Adib Khumaidi, SpOT mengingatkan masyarakat tetap menjaga daya tahan tubuh termasuk di musim penghujan saat ini dan masih dalam situasi pandemi. "Kesehatan, daya tahan tubuh yang penting. Yang jelas kita harus bergaya hidup sehat," kata dia, di Jakarta, belum lama ini.

Adib menyebutkan, upaya menjaga daya tahan tubuh ini antara lain makan di tempat yang bersih, menjaga makanan tetap higienis, tubuh cukup istirahat serta menjaga kebersihan tangan dengan rutin mencuci tangan. Khusus untuk asupan makanan, dia menyarankan orang-orang memperbanyak konsumsi sayuran dan buah serta mencukupi kebutuhan makanan bergizi. Menurut Adib, suplemen dapat menjadi pilihan orang-orang, bila diperlukan.

Baca Juga

Selain itu, orang-orang sebaiknya menghindari berlama-lama terkena hujan dan melindungi tubuh semisal dengan jas hujan dan jaket. Ini terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan seperti pengemudi ojek dan lainnya. Adib juga mengingatkan orang-orang menjaga kebersihan lingkungan sekitar misalnya memastikan tak ada genangan air di selokan-selokan dan genangan air di lokasi lainnya.

"Penumpukan sampah dan air tergenang harus kita hindari. Got-got yang ada di lingkungan kita harus bersih. Kalau ada air yang tergenang atau tersumbat di saluran itu akan menjadi tempat nyamuk atau penyebaran penyakit," kata dia.

Dia menambahkan, musim penghujan memudahkan munculnya penyakit seperti demam berdarah, tipes, penyakit gastrointestinal yang meliputi mulut, faring (tenggorokan), kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus seperti diare dan ISPA.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement