Sabtu 07 May 2022 07:07 WIB

Muncul Teknik Mewing yang Viral dan Diklaim Bisa Ratakan Gigi, Benarkah?

'Mewing' merupakan teknik meposisikan lidah beristirahat di langit-langit mulut.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Nora Azizah
'Mewing' merupakan teknik meposisikan lidah beristirahat di langit-langit mulut.
Foto: www.freepik.com.
'Mewing' merupakan teknik meposisikan lidah beristirahat di langit-langit mulut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meratakan susunan gigi yang tidak lurus umumnya membutuhkan biaya yang cukup besar. Akan tetapi, sebuah teknik bernama mewing tiba-tiba viral dan diklaim dapat merapikan susunan gigi tanpa harus ke dokter gigi.

Mewing atau lebih dikenal sebagai orthotropics merupakan sebuah teknik untuk memposisikan lidah beristirahat di langit-langit mulut. Teknik ini pertama kali ditemukan pada 1970-an oleh ahli ortodonti bernama John Mew. Mew mengklaim bahwa mewing dapat membantu membentuk kembali wajah dan memperbaiki masalah ortodonti.

Baca Juga

Menurut Dekan University of Pennsylvania School of Dental Medicine, Mark Wolff DDS PhD, sebagian besar orang mengistirahatkan lidah mereka di bawah mulut. Mewing bisa dilakukan dengan cara mengistirahatkan lidah di langit-langit mulut. Di saat yang sama, bibir dan gigi tetap tertutup rapat.

Meski dikembangkan oleh ahli ortodonti, ada banyak ahli yang meragukan efektivitas mewing. Ahli bedah mulut dari Greater Michigan Oral Surgeons & Dental Implant Center, Robert Lesneski DDS, merupakan salah satunya.

 

"Mewing bukan sesuatu yang didasarkan pada sains," jelas Lesneski, seperti dilansir Prevention, Sabtu (7/5/2022).

Hal serupa juga diungkapkan oleh Wolff. Menurut Wolff, posisi lidah yang tidak tepat di dalam mulut memang dapat memunculkan beberapa masalah yang signifikan. Akan tetapi, menempatkan lidah pada posisi tertentu seperti mewing juga belum terbukti secara ortodontis bisa mengubah bentuk mulut.

"Tak banyak orang yang setuju dengan metode untuk membentuk gigi ini," lanjut Wolff.

Lesneski menambahkan, secara teori, mewing bisa memberikan manfaat bila dilakukan oleh anak yang masih bertumbuh. Bila dilakukan oleh kelompok usia ini, mewing mungkin bisa memperlebar maxilla atau tulang yang membentuk rahang atas.

"(Namun ketika dewasa) tak ada manfaat apapun dari mewing," jelas Lesneski.

Pada anak yang sedang bertumbuh pun, mewing baru menunjukan hasil bila dilakukan hampir sepanjang hari. Hal ini tentu mustahil untuk dilakukan.

Wolff mengatakan tidak ada risiko bahaya bila mencoba mewing. Namun di saat yang bersamaan, hal tersebut bisa menjadi upaya yang tak membuahkan hasil.

"Saya tak pernah bertemu seorang pun yang mengatakan bahwa mereka meluruskan gigi mereka dengan cara menjaga lidah mereka dalam posisi tertentu," jelas Wolff.

Cara terbaik untuk meluruskan susunan gigi yang tidak rata adalah dengan berkonsultasi dengan dokter gigi atau dokter gigi spesialis ortodonti. Para ahli ini bisa memberikan beberapa solusi untuk mengoreksi susunan gigi yang tak rata.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement