Sabtu 16 Apr 2022 00:40 WIB

Gejala Long Covid Bisa Terasa Memburuk Setelah Aktivitas Fisik atau Mental

Penderita long Covid bisa merasakan perburukan gejala setelah aktivitas fisik-mental.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda
Penderita brain fog (Ilustrasi). Brain fog merupakan salah satu gejala long Covid. Keluhannya bisa memburuk setelah aktivitas fisik maupun mental.
Foto:

Ada juga beberapa indikasi bahwa vaksin dapat membantu mengurangi gejala long Covid. Dalam penelitian yang diterbitkan pada Oktober 2021, Kantor Statistik Nasional Inggris menggunakan data dari Survei Infeksi Virus Corona untuk melihat hubungan antara vaksinasi Covid-19 dan long Covid pada orang yang sudah divaksinasi.

Para peneliti menemukan bahwa vaksin dosis pertama dikaitkan dengan penurunan awal 13 persen kemungkinan long Covid. Sementara itu, dosis kedua dikaitkan dengan penurunan sembilan persen kemungkinan long Covid.

BHF menyatakan bahwa vaksin merek apapun baik Pfizer, AstraZeneca, atau Moderna tampaknya memiliki manfaat yang sama. Manfaatnya tak berbeda terlepas dari usia, latar belakang etnis, jenis kelamin, atau masalah kesehatan yang diderita.

Belum lama ini NHS telah memperbarui halaman tentang gejala utama Covid-19. Badan kesehatan mencantumkan tanda-tanda Covid-19 pada orang dewasa termasuk suhu tinggi atau menggigil, batuk baru yang terus menerus, kehilangan atau perubahan pada indra penciuman atau pengecap, sesak napas, kelelahan, nyeri badan, sakit kepala, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau meler, kehilangan selera makan, diare.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement