Jumat 25 Feb 2022 09:56 WIB

Es Krim Ketumbar McDonald’s China Bikin Konsumen Bingung dengan Rasanya

McDonald’s China meluncurkan es krim rasa ketumbar sebagai menu edisi terbatas.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda
Es krim rasa ketumbar, cilantro sundae special, ditawarkan McDonalds China secara terbatas pada 21 hingga 25 Februari 2022.
Foto: McDonalds China
Es krim rasa ketumbar, cilantro sundae special, ditawarkan McDonalds China secara terbatas pada 21 hingga 25 Februari 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Es krim merupakan salah satu hidangan penutup yang digemari banyak orang di seluruh dunia. Tersedia dalam berbagai varian rasa, penyedia es krim, termasuk restoran McDonald’s di China, seakan ingin memuaskan selera setiap orang yang berbeda.

Dari sekian banyak pilihan rasa, ada juga yang tidak hanya membingungkan, namun juga aneh. Setidaknya begitulah menurut penilaian sejumlah pelanggan McDonald’s China setelah mencicipi es krim ketumbar yang diluncurkan sebagai menu edisi terbatas.

Baca Juga

Es krim cilantro sundae special ini hanya tersedia mulai 21 hingga 25 Februari 2022 di McDonald’s China. Dari foto yang dirilis McDonald’s China terlihat McFlurry sundae klasik terhidang dengan es krim vanilla yang ditambahkan saus ketumbar, dan potongan halus daun ketumbar renyah di atasnya.

Menu baru ini dibanderol dengan harga 6,6 yuan atau sekitar Rp 15 ribu. Rasa eksperimental ini disambut dengan reaksi beragam. Mereka yang telah mencoba es krim ketumbar kemudian membagikan pengalamannya di media sosial masing-masing.

 

"Eww no! Ketumbar seharusnya tidak ditambahkan pada apapun, apalagi es krim," kata seorang warganet sambil menambahkan emoticon mual.

Warganet lain yang juga sudah mencicipinya menilai bahwa es krim edisi khusus McDonald’s kali ini sangat membingungkan. Apalagi, banyak pilihan rasa lain yang bisa ditawarkan.

"Kenapa di Bumi yang hijau ini, Anda ingin makan es krim ketumbar?" kata warganet tersebut, seperti dilansir The Indian Express, Jumat (25/2/2022).

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement