Kamis 24 Feb 2022 14:15 WIB

CDC: Interval Pemberian Dosis 1 dan 2 Vaksin Covid-19 Pfizer-Moderna 8 Bulan

Saran CDC soal pemberian vaksin Covid-19 Pfizer-Moderna tak berlaku buat semua orang.

Rep: Puti Almas/ Red: Reiny Dwinanda
Vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech. CDC AS merekomendasikan interval pemberian dosis 1 dan 2 vaksin Covid-19 Pfizer dan Moderna diperpanjang menjadi delapan bulan untuk sebagian orang.
Foto:

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengizinkan vaksin Pfizer sebagai rangkaian dua dosis dengan jarak tiga pekan dan Moderna diberi jarak empat pekan. Beberapa orang, yang kebanyakan pria remaja dan dewasa muda, mengembangkan efek samping yang melibatkan peradangan di dalam atau di sekitar jantung setelah pemberian dosis kedua.

CDC mengatakan bahwa di antara pria berusia 18 hingga 39 tahun, kondisi tersebut telah dilaporkan sekitar 68 per 1 juta penerima dosis kedua vaksin Moderna dan sekitar 47 per 1 juta penerima dosis kedua vaksin Pfizer. Beberapa penelitian telah menyarankan bahwa menunda dosis kedua hingga delapan pekan mengurangi risiko efek samping tersebut.

photo
5 vaksin Covid-19 yang mendapatkan izin penggunaan darurat dari BPOM sebagai dosis penguat alias booster. - (Republika)

Jika khawatir perlindungan dari dosis yang diberikan sesuai dengan jadwal semula kurang maksimal, mereka dapat menghilangkan ketakutan itu dengan mendapatkan dosis ketiga atau booster. Schaffner mengatakan, berdasarkan data yang ada, dua dosis vaksin Covid-19 ditambah booster terlihat memberikan perlindungan yang sangat kuat terhadap Covid-19 dengan gejala penyakit parah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement