Ahad 19 Dec 2021 14:23 WIB

Kebiasaan Makan Terbaik untuk Turunkan Kolesterol Usia 50-an

Ketika memasuki usia 50-an, kadar kolesterol Anda berpotensi baik.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Qommarria Rostanti
Kebiasaan makan terbaik untuk menurunkan kolesterol setelah usia 50 tahun (ilustrasi).
Foto: Foto : MgRol112
Kebiasaan makan terbaik untuk menurunkan kolesterol setelah usia 50 tahun (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketika Anda memasuki usia 50-an, tubuh Anda akan berubah dalam banyak hal. Salah satu yang paling umum adalah kadar kolesterol Anda berpotensi naik. Banyak hal yang memengaruhi kolesterol Anda di antaranya diet, merokok, olahraga, genetika, dan juga usia.

Tingkat kolesterol secara alami meningkat untuk pria dan wanita seiring bertambahnya usia. Namun wanita setelah menopause mengalami potensi lonjakan yang lebih tinggi dalam kadar mereka.

Baca Juga

Inilah sebabnya mengapa sangat penting untuk melakukan apa yang Anda bisa pada usia 50-an dan 60-an untuk membantu menjaga kadar kolesterol Anda, termasuk kebiasaan makan dan olahraga Anda. Menurut penulis The Sports Nutrition Playbook, Amy Goodson, salah satu kebiasaan makan terbaik yang dapat Anda miliki untuk menurunkan kolesterol setelah usia 50 adalah memasukkan serat larut ke dalam makanan Anda.

"Serat larut adalah salah satu faktor terbesar yang dapat membantu menurunkan kolesterol karena larut dalam air membentuk bahan seperti gel yang dapat mengikat kolesterol ," kata Goodson seperti dilansir di laman Eat This, Not That, Ahad (19/12).

 

Dalam hal jenis makanan untuk dikonsumsi, Goodson mengatakan gandum dan apa pun yang dibuat dengan tepung gandum, buah-buahan di mana Anda dapat memakan kulitnya, kacang-kacangan, biji-bijian dan kacang-kacangan seperti almond, menempati urutan teratas dengan serat larut. "Cobalah makan oatmeal saat sarapan, makan almond dan apel saat camilan, taburkan biji dalam sereal atau yogurt, dan tambahkan kacang ke mangkuk saat makan malam," katanya.

Sementara serat larut adalah jenis yang mengikat kolesterol dan mengeluarkannya dari tubuh, serat tidak larut juga penting untuk kesehatan Anda. Ini jenis serat yang membantu untuk melunakkan tinja Anda dan menjaga Anda saluran pencernaan yang sehat, dan dapat ditemukan dalam makanan seperti biji-bijian, kentang, dan kacang hijau. 

Namun pada akhirnya dalam hal menurunkan kolesterol, serat larut harus menjadi fokus Anda. "Tujuannya adalah makan 25 hingga 38 gram serat sehari dan 5 hingga 10 gram itu berasal dari serat larut," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement