Ahad 28 Nov 2021 10:58 WIB

Tanah Wari, Tuangkan Sejarah dan Budaya Bangka Dalam Fashion

Produk Tanah Wari memadupadankan fashion dengan nilai sejarah dalam setiap motifnya

Desainer muda Finalia bersama tiga orang timnya Brian Arya Putra, Rudini Bright, dan Suhaimi memperkenalkan brand fashion mereka yang diberi nama Tanah Wari. Istri Gubernur Babel Melati Erzaldi turut menjadi model fashion show. Dengan mengenakan topi, serta baju dengan motif Interior Menumbing dan selendang.
Foto: Pemprov Bangka Belitung
Desainer muda Finalia bersama tiga orang timnya Brian Arya Putra, Rudini Bright, dan Suhaimi memperkenalkan brand fashion mereka yang diberi nama Tanah Wari. Istri Gubernur Babel Melati Erzaldi turut menjadi model fashion show. Dengan mengenakan topi, serta baju dengan motif Interior Menumbing dan selendang.

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALAN BARU -- Malam grand launching Tanah Wari merupakan puncak acara "Kenali Negeri Festival" yang digelar selama satu hari untuk mempromosikan produk-produk terbaik dari kreasi designer Bangka Belitung (Babel). Acara dikemas secara apik dengan pemutaran videografi sejarah Menumbing bernuansa perjuangan para pahlawan bangsa, opera, dan fashion show.

Karya terbaik ini, kembali lahir dari generasi muda Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Desainer muda Finalia bersama tiga orang timnya Brian Arya Putra, Rudini Bright, dan Suhaimi memperkenalkan brand fashion mereka yang diberi nama Tanah Wari. Malam grand launching berlangsung di Gale-Gale Ballroom, Sabtu (27/11) malam lalu.

Baca Juga

Para undangan yang hadir malam itu disuguhkan dengan penampilan para model yang memamerkan berbagai karya Finalia dan kawan-kawan. Hadirin yang menyaksikan, semakin terpukau ketika Melati Erzaldi turut menjadi model fashion show. Dengan mengenakan topi, serta baju dengan motif Interior Menumbing dan selendang, istri dari orang nomor satu di Babel ini terlihat anggun di atas catwalk.

Mahakarya pertama

Produk-produk Tanah Wari seperti kaos, cardigan, sarung, scarf atau syal, topi, dan jenis lain, begitu istimewa. Motif perdana yang mereka gunakan terinspirasi dari bangunan Pesanggrahan Menumbing, sebuah bangunan bersejarah dalam menentukan kemerdekaan Indonesia yang terletak di Kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat (Babar).

Gubernur Erzaldi Rosman mengungkapkan kekagumannya dengan buah karya dari desainer muda asal Babel. Tidak sekadar sebuah fashion modern, tetapi produk Tanah Wari, menurutnya memadupadankan dengan nilai-nilai sejarah dalam setiap motifnya. Ia mencontohkan, kemeja yang dikenakannya merupakan motif Interior Menumbing, dan memiliki nilai sejarah berdasarkan hasil riset yang dilakukan tim Tanah Wari selama berbulan-bulan.

"Produk ini sangat luar biasa, desain motif bangunan Menumbing di Muntok karya anak muda bangsa yang kental dengan sejarah, desainer yang mengenal negeri. Saya sangat bangga produk Tana Wari yang saya kenakan ini. Saya pesan khusus pakaian ini," ungkapnya, seperti dalam siaran pers, Ahad (28/11).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement