Rabu 20 Oct 2021 21:53 WIB

Hostage: Missing Celebrity akan Tayang di Bioskop Indonesia

'Hostage: Missing Celebrity' merupakan film Korea yang dibintangi Hwang Jung-min.

Foto: Youtube
"Hostage: Missing Celebrity" siap tayang di bioskop Indonesia mulai 27 Oktober untuk menghibur para penggemar film Korea.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- "Hostage: Missing Celebrity" siap tayang di bioskop Indonesia mulai 27 Oktober untuk menghibur para penggemar film Korea. Film yang dibintangi oleh Hwang Jung-min ini berhasil duduk di peringkat pertama box office Korea Selatan dan melampaui pendapatan film "Sinkhole".

Melalui sebuah video singkat, Hwang Jung-min yang juga berperan dengan nama yang sama pada film tersebut, menyapa para penonton Indonesia.

Baca Juga

"Halo penonton Indonesia, senang bertemu dengan kalian. Saya Hwang Jung-min, yang memerankan Hwang Jung-min di film ini. Film ini menceritakan tentang aktor bernama Hwang Jung-min yang diculik, dan berusaha melarikan diri dengan cara ekstrim, agar bisa lolos dan selamat. Bagaimana kisah selanjutnya? Nantikanlah 'Hostage : Missing Celebrity', sampai jumpa dibioskop," ujar Hwang Jung-min melalui keterangan resminya pada Rabu (20/10).

"Hostage : Missing Celebrity akan tayang di jaringan bioskop CGV mulai 27 Oktober 2021. Film yang ditulis dan disutradari oleh Pil Gam Seong ini, berkisah tentang penculikan aktor terkenal bernama Hwang Jung-min setelah dia menghadiri pemutaran film perdananya yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan. 

Ketika insiden penculikan terjadi, Jung-min mengira itu adalah prank YouTube. Namun setelah melihat kekerasan yang dilakukan kelompok penculik tersebut, dia sadar harus segera melarikan diri. 

Situasi menjadi semakin sulit karena penculik menuntut uang tebusan dengan nominal yang besar. Tebusan tersebut harus disanggupi dalam waktu 24 jam atau jika tidak Jung-min akan dibunuh. 

Penculikan aktor terkenal ini kemudian membuat gempar kepolisian Seoul. Film "Hostage : Misssing Celebrity" akan menggambarkan aksi Jung-min meloloskan diri, tindakan kepolisian Seoul untuk melepas sandera, dan ulah organisasi kejahatan yang melakukan penculikan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement