Ahad 15 Aug 2021 06:30 WIB

Kopi Single-Origin Vs Blend, Pilih Mana?

Banyak orang yang tak bisa memutuskan harus pilih kopi single origin atau blend.

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda
Kopi (ilustrasi). Saat pandemi, banyak orang menjadi barista rumahan. Mereka pun mengeksplorasi rasa kopi, baik dari single origin maupun blend.
Foto: PixaHive
Kopi (ilustrasi). Saat pandemi, banyak orang menjadi barista rumahan. Mereka pun mengeksplorasi rasa kopi, baik dari single origin maupun blend.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejak bekerja dari rumah (WFH), banyak orang mengeksplorasi rasa kopi. Banyak yang mendadak menjadi barista rumahan dengan menggiling kopi sendiri, menjadikannya minuman dingin, es kopi kekinian, atau espresso.

Salah satu yang populer adalah adalah kopi single-origin. Sebagian besar produsen minuman kopi juga menawarkan single-origin dan blend (campuran).

Baca Juga

Lalu, apa perbedaan di antara kedua kopi itu? Berikut ulasan yang dilansir dari laman Huff Post, Sabtu (14/8).

Apa itu kopi single-origin?

Pada dasarnya, kopi single-origin berasal dari satu produsen atau tanaman. Istilah itu juga mewakili kopi yang diproduksi dari suatu wilayah di satu negara.

"Single-origin merupakan bagian kecil dan spesifik dari pertanian kopi tempat petani menanam satu jenis kopi tertentu hingga bijian tertentu dari kebun kopi," jelas Jeremy Brooks, kepala pengadaan dan pembelian kopi hijau Verve Coffee Roasters.

Rasa kopi akan bergantung pada lokasi penanaman pohonnya dan biasanya rasanya sangat ekspresif. Misalnya, kopi asal Ethiopia akan memberikan sensasi memakan buah persik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement