Rabu 30 Jun 2021 13:32 WIB

Pakar Tegaskan Vaksin Covid-19 tak Pengaruhi Kesuburan

Terinfeksi Covid-19 lebih berbahaya daripada vaksin Covid-19.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Nora Azizah
Terinfeksi Covid-19 lebih berbahaya daripada vaksin Covid-19.
Foto: pixabay
Terinfeksi Covid-19 lebih berbahaya daripada vaksin Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dengan banyaknya mitos populer tentang vaksin Covid-19, para pakar kesehatan ingin menegaskan kembali bahwa vaksin tersebut tidak akan mempengaruhi kesuburan. Menurut Dr Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS, wanita hamil memiliki risiko komplikasi yang jauh lebih besar karena Covid-19 daripada vaksin Covid-19.

"Puluhan dan puluhan, dan puluhan ribu orang telah menerima vaksin saat hamil dan sebelum hamil," kata Fauci, dilansir di CNN, Rabu (30/6).

Baca Juga

 

Dan tidak seperti vaksin, Covid-19 bisa sangat berbahaya selama kehamilan. Fauci menjelaskan, ibu hamil bisa mengalami kejadian kehamilan yang merugikan, begitu juga janinnya dengan Covid-19.

 

 

"Hal terbaik yang bisa dilakukan seseorang untuk melindungi diri sendiri adalah dengan benar-benar divaksinasi," ujarnya.

Richard Beigi dari Kelompok Kerja Ahli Imunisasi, Penyakit Menular, dan Kesiapsiagaan Kesehatan Masyarakat dari American College of Obstetricians and Gynecologists menjelaskan bahwa tidak pernah ada vaksin yang dikaitkan dengan infertilitas.

 

"Tidak ada alasan ilmiah yang jelas untuk berpikir bahwa vaksin baru akan menyebabkan masalah kesuburan pada orang dewasa. Terlepas dari berapa usia orang tersebut," ujarnya.

Demikian juga, lanjutnya, tidak ada alasan ilmiah untuk percaya itu akan menyebabkan masalah kesuburan pada remaja. Ini adalah teknologi vaksin mRNA baru yang digunakan dalam vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna, jadi ia dapat memahami secara teoritis bagaimana hal itu akan menakutkan bagi sebagian orang.

"Tapi saya pikir semakin banyak informasi yang kita dapatkan, semakin menunjukkan bahwa teknologi baru ini sangat efektif. Dan dalam hal vaksin, mereka cukup aman," tambahnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement