Jumat 28 May 2021 15:06 WIB

Apa Beda Gejala Covid-19 pada Orang yang Sudah Divaksinasi?

Peneliti mengungkap gejala Covid-19 berbeda pada orang yang sudah divaksinasi.

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Reiny Dwinanda
Kehilangan indera perasa dan penciuman merupakan salah satu gejala Covid-19. Pada orang yang telah divaksinasi, risiko mengalami gejala ini terpangkas hingga setengahnya. (ilustrasi).
Foto: www.freepik.com.
Kehilangan indera perasa dan penciuman merupakan salah satu gejala Covid-19. Pada orang yang telah divaksinasi, risiko mengalami gejala ini terpangkas hingga setengahnya. (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Peneliti dari King’s College London menyebut, risiko tertular virus corona tipe baru (SARS-CoV-2) pasca mendapat vaksinasi Covid-19 memang tetap ada. Namun demikian, vaksinasi bisa memangkas risiko keparahan penyakit, termasuk kemungkinan dirawat inap hingga dampak kematian.

Tak sampai di sana, vaksinasi juga nyatanya bisa membantu menghentikan penularan. Peneliti di King's College London mengumpulkan data dari ribuan spesimen di Inggris dengan memanfaatkan aplikasi ZOE Covid Symptom Study.

Baca Juga

Dari 1,1 juta pengguna aplikasi yang mendapat dosis pertama vaksin Covid-19, hampir 2.400 (0,2 persen) melaporkan tes positif Covid-19. Bahkan, dari setengah juta populasi yang telah mendapat dosis kedua, sekitar 187 orang (0,03 persen) dinyatakan positif beberapa pekan kemudian.

Kendati demikian, warga yang telah mendapatkan suntikan vaksin cenderung tidak melaporkan gejala apa pun dari virus corona. Mereka hampir 70 persen cenderung tak mengembangkan gejala demam dibandingkan dengan orang yang belum divaksinasi.

 

photo
Gejala varian baru covid-19. - (republika)

Mereka yang telah divaksinasi juga 50 persen cenderung tidak mengalami kelelahan seperti gejala umum orang yang positif Covid-19 dan belum divaksinasi. Risiko kehilangan penciuman, menggigil, dan sakit kepala juga terpangkas setidaknya setengahnya.

Orang yang telah mendapatkan vaksinasi lalu terkena Covid-19 dilaporkan tetap mengalami napas pendek, sakit telinga, dan pembengkakan kelenjar. Perbandingan jumlah temuan kasusnya sama antara yang sudah divaksin maupun belum.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement