REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Armie Hammer kembali dituduh terlibat dalam skandal seksual. Kali ini, seorang wanita muda menuduh aktor tersebut memperkosanya empat tahun lalu di Los Angeles.
Pada Kamis, seorang wanita yang mengidentifikasi dirinya bernama Effie, mengatakan dalam konferensi pers video bahwa Hammer telah memperkosanya dengan kejam. Insiden itu terjadi ketika usianya 20 tahun.
“Pada 24 April 2017, Armie Hammer memperkosa saya dengan kejam selama lebih dari empat jam di Los Angeles. Dia berulang kali membanting kepala saya ke dinding, membuat wajah saya terluka,” kata Effie.
"Dia juga melakukan tindakan kekerasan lain terhadap saya, yang tidak saya setujui," tambah dia seperti dilansir dari Reuters pada Jumat (19/3).
Pengacara Effie, Gloria Allred, mengatakan bahwa kliennya telah menyerahkan bukti yang memperkuat laporannya kepada polisi. Seorang juru bicara Departemen Kepolisian Los Angeles mengatakan bahwa Armie Hammer adalah tersangka dalam penyelidikan dugaan penyerangan seksual yang dibuka pada 3 Februari 2021.
Effie, yang tinggal di Eropa, mengenal Hammer lewat Facebook pada 2016 dan kemudian jatuh cinta padanya. Setelah dugaan pemerkosaan itu, Effie mengaku mengalami trauma berat dan selalu ingin bunuh diri.
Namun pengacara Hammer, Andrew Brettler, menyebut tuduhan itu sangat keterlaluan. Menurutnya, hubungan kliennya dengan Effie sepenuhnya atas dasar suka sama suka.
"Tuan Hammer telah menegaskan bahwa semua interaksinya dengan Effie telah sepenuhnya disepakati, didiskusikan dan disepakati sebelumnya, dan saling partisipatif," demikian kata Brettler.
Tuduhan pemerkosaan itu muncul setelah sebelumnya beberapa perempuan angkat bicara di media sosial soal kelainan seksual sang bintang. Para korbannya mengaku telah dikirimi pesan oleh Hammer yang berisi keinginannya untuk memperkosa dan melakukan kanibalisme.
Kala itu Hammer mengatakan bahwa dia tidak akan menanggapi apa yang dia sebut sebagai "serangan online yang ganas". Meski begitu, akibat hal tersebut Hammer telah didepak dari dua proyek Hollywood.
Setelah tuduhan ini mencuat, Hammer juga telah mengundurkan diri dari proyek film yang seharusnya ia bintangi dengan Jennifer Lopes berjudul Shotgun Wedding.