Rabu 20 May 2020 20:04 WIB

Pemikiran Negatif Saat Pandemi Covid-19 Picu Depresi

Selama masa pandemi Covid-19 dianjurkan setiap individu belajar menerima kondisi.

Perempuan depresi (Ilustrasi)
Foto: Pixabay
Perempuan depresi (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR  Psikolog Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Badung, Ida Ayu Saraswati Indraharsani mengatakan, pemikiran negatif yang muncul saat menghadapi pandemi Covid-19 rentan menjadi penyebab timbulnya gangguan kesehatan mental seseorang, seperti depresi.

"Orang-orang yang harus bekerja di lapangan dan tidak bisa diam di rumah saja bisa memunculkan fikiran negatif dimana negative thoughts dapat mempengaruhi kondisi tubuh misalnyacemas, susah tidur, nafsu makan berkurang, takut untuk sosialisasi. Itu tanda-tanda depresi," kata Saraswati, saat dihubungi di Denpasar, Rabu (20/5).

Saraswati mengatakan, untuk menghadapi masa pandemi ini, dianjurkan agar setiap individu belajar menerima kondisi dan mau mengubah kebiasaan terutama untuk menjaga kesehatan.

"Kita bisa bekerja seperti biasa tetapi sekarang yang terpenting adalah cara menjaga kesehatan, misalnya tetap rajin cuci tangan, menjaga jarak aman dalam berkomunikasi terutama di lingkungan ramai, penggunaan masker terutama ketika harus berinteraksi dengan orang ramai, kata Saraswati.

 

Jika dihubungkan dengan masa pandemi Covid-19 ini, Saraswati mengatakan, pemicu paling besar adalah tentang permasalahan ekonomi. Salah satunya bagi pekerja-pekerja yang mendapatkan pemasukan dari pekerjaan harian.

Hingga saat ini, pihaknya menerima keluhan-keluhan selama masa pandemi Covid-19, seperti stres, tidak bisa tidur, pendapatan berkurang hingga berakhir dengan tidak mampu membiayai keluarga.

"Untuk mengendalikan kondisi ini, caranya yang pertama, menerima dulu kondisi ini meskipun sulit dilakukan karena dengan menerima akan lebih bisa berpikir apa yang bisa dilakukan selanjutnya. Kemudian, kontrol emosi, berpikir positif, mencoba mencari informasi dan coba lakukan hal-hal lain yang belum pernah dilakukan agar tetap aktif, kata Saraswati.

Untuk meminimalisir pemikiran negatif selama masa pandemi corona ini disarankan agar tetap aktif dengan olahraga teratur, makan-makanan yang bergizi, tidur yang cukup, tetap mencari informas. Dengan catatan, informasi yang akurat, dan batasi mengakses sosial media. 

 

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement