Ahad 02 Feb 2020 15:03 WIB

Jasa Antar Produk Kuliner Same Day Kian Diminati

Jasa 'same day delivery' terus tumbuh hingga tahun lalu.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah
Jasa antar di hari yang sama alias same day delivery semakin diminati oleh pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia (Foto: ilustrrasi makanan yang dikemas untuk pesan antar)
Foto: Flickr
Jasa antar di hari yang sama alias same day delivery semakin diminati oleh pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia (Foto: ilustrrasi makanan yang dikemas untuk pesan antar)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jasa antar di hari yang sama alias same day delivery semakin diminati oleh pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia. Usaha rintisan logistik Paxel mendapati pesatnya permintaan untuk layanan tersebut.

COO Paxel Zaldy Ilham Masita menyampaikan, jumlah pengiriman same day delivery sepanjang 2019 telah mencapai 1,5 juta. Angka itu tumbuh 650 persen dibanding akhir 2018 yang baru mencapai 200 ribu pengiriman.

Baca Juga

Dari total pengiriman same day delivery Paxel, lebih dari 50 persen merupakan pengiriman makanan. Sejak digagas dua tahun lalu sampai saat ini, aplikasi Paxel sudah digunakan oleh lebih dari 600 ribu pengguna.

"Pertumbuhan ini menggambarkan perkembangan UKM Indonesia, terutama UKM makanan yang makin banyak mengandalkan same day delivery. Semakin banyak yang mengirimkan makanan ke luar kota dan melakukan ekspansi bisnis dengan memanfaatkan jaringan Paxel," kata Zaldy.

Semakin banyaknya pelanggan yang percaya pada Paxel juga terlihat selama libur akhir tahun silam. Paxel merangkumnya dalam laporan "Paxel Food Journey 2019" dengan periode penghitungan 25 Desember 2019 sampai 2 Januari 2020.

Pelanggan alias #TimJajan sangat antusias memesan makanan dengan fitur same day delivery. Menu kudapan atau makanan unggulan di kota tertentu bisa dinikmati pelanggan lintas kota di hari yang sama dengan kualitas masih baik.

CEO Paxel Bryant Christanto menyampaikan, saat ini terdapat 30 merchant kuliner yang sudah bekerja sama dengan Paxel. Jumlah tersebut akan terus ditambah seiring berjalannya waktu supaya produk kuliner bisa dinikmati pelanggan luar kota.

"Target kami tentu setinggi-tingginya. Untuk fase pertama, kami mencermati dulu makanan-makanan terkenal di setiap kota yang orang mau apa saja, top ten dulu biar merata. Kalau sudah tercapai akan dikembangkan lagi di setiap kota," ujar Bryant.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement