Sabtu 09 Nov 2019 07:55 WIB

Saran Nicholas Saputra Sebelum Pergi Berlibur

Menciptakan tema disebut Nicholas Saputra buat liburan lebih menarik.

Rep: Farah Noersativa/ Red: Indira Rezkisari
Nicholas Saputra
Foto: Republika/Nora Azizah
Nicholas Saputra

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Berlibur merupakan sebuah kegiatan yang dapat menghibur suasana hati, serta dapat menjadi ajang berpetualang. Agar kegiatan berlibur lebih berarti, aktor yang juga merupakan seorang pelancong, Nicholas Saputra menyarankan memberikan tema setiap kali berlibur.

“Kalau saya, mungkin tip yang bisa saya berikan adalah kalau mau travelling, itu coba bikin tujuan. Bikin temanya seperti apa,” jelas Nico di peluncuran produk baru Traveloka yaitu Vila dan Apartemen, di wilayah Kemang, Jakarta Selatan.

Baca Juga

Dia mencontohkan,tujuan perjalanan itu misalnya seperti pergi ke suatu tempat untuk mengeksplor restoran dan kulinernya. Maka tema dalam perjalanan itu pun menjadi tema makanan yang lebih spesifik dan lebih fokus.

Dengan demikian, destinasi yang akan dituju dan dipilih pun merupakan destinasi yang terkenal akan kuliner dan makanan khasnya. Daftar tujuan liburan pun menjadi lebih spesifik ke tempat-tempat mencicipi kuliner misalnya.

Selain itu, tujuan atau tema yang diusung adalah eksplorasi museum, atau belajar sejarah. Maka, destinasi tempat yang akan dipilih pun yang mendukung tema tersebut.

“Misalnya, saya ingin belajar mengenai Jalur Sutra. Maka kunjungannya atau perginya juga ke tempat-tempat yang bisa menceritakan apa yang saya bisa pelajari,” ungkap dia.

Artinya, tema perjalanan bisa membuat liburan jadi tidak membosankan. “Jadi tidak hanya pergi ke suatu tempat, foto, asal kita sudah tahu nama tempat atau lokasinya, lalu selesai,” tutur pemeran tokoh Rangga itu.

Selain itu, Nico juga merasa saat ini banyak dari para pelancong ingin mendapatkan pengalaman yang lebih daripada hanya sekadar foto dan pernah suatu tempat. Para pelancong, kata dia, juga telah menyadari bahwa mereka ingin mencari sesuatu yang istimewa dari perjalanan tersebut.

Akan tetapi, dia juga menekankan jika ada pelancong yang hanya ingin menginap di vila saja sampai 10 hari juga tak masalah. “Tapi tetap harus ada tujuannya. Jadi bikin tema-tema kecil untuk membuat perjalanan kita lebih menarik,” jelas dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement