Jumat 20 Sep 2019 09:35 WIB

Waktu Mencari Kuliner Khas dan Belanja Murah

300 lebih mal berpartisipasi di pesta kuliner dan belanja WISCF.

Rep: Dwina Agustin/ Red: Indira Rezkisari
Kuliner Nusantara.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Kuliner Nusantara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berbelanja dan wisata kuliner menjadi kegiatan yang berkembang di masa sekarang ini. Untuk itu Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) kembali menggelar Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival (WICSF).

"Ini sudah tahun keempat yang diadakan pada tanggal dan bulan yang sama setiap tahunnya," ujar Ketua Umum DPP APPBI A. Stefanus Ridwan S dalam temu media pengumuman pelaksanaan WICSF 2019.

Baca Juga

Stefanus menjelaskan, pada kesempatan tahun ini, WICSF 2019 pun akan digelar dari 27 September yang sekaligus merayakan Hari Pariwisata Dunia hingga  27 Oktober 2019. Acara tersebut akan serentak diselenggarakan oleh 300-an mal di seluruh Indonesia.

Dalam pelaksanaan  WICSF 2019, APPBI kembali menggandeng Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Acara ini pun bahkan sudah menjadi Calendar of Event Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya.

"Ini usaha kami juga untuk meningkatkan penjualan UMKM juga. Karena mal yang ikut jga akan menghadirkan bazar yang diisi oleh UMKM dan kuliner," kata Stefanus.

Dalam WICSF 2019, Stefanus mengatakan, pusat perbelanjaan akan memberikan potongan harga hingga 70 persen. Pengunjung bisa menikmati hari pembukaan pada 27 September di Main Atrium, Pluit Village, Jakarta.

"Pembukaan nanti kita akan teleconference bersama Bali dan Kalimantan Timur yang akan menjadi provinsi di mana ibu kota Indonesia ada," ujar Strefanus.

Untuk memeriahkan acara, mal akan  menghadirkan  Lesehan Malam, Kuliner Kampung Halaman, Kelas Membatik, Gebyar Batik Muda Nusantara, hingga penampilan musik. Akan ada pula acara-acara tambahan yang diinisiasi oleh mal-mal dari setiap wilayah.

Dari segi kuliner, WICSF 2019 akan mengangkat berbagai jajanan pasar hingga jajanan kekinian yang berbeda di setiap wilayah. Contoh saja Nasi Gudeg, Nasi Pedas Bali, hingga Roti Srikaya khas Pontianak akan hadir pula sebagai makanan khas.

Sajian kuliner Nusantara dapat semakin dikenal di kancah internasional dan mampu meningkatkan omzet dan transaksi UMKM. Kehadiran kuliner khas ini di berbagai pusat perbelanjaan memudahkan pengunjung lokal maupun mancanegara yang ingin mencicipi ragam sajian dari berbagai daerah di Indonesia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement