Selasa 30 Jul 2019 16:24 WIB

Latih Kreativitas Anak dengan Membuat Kue

Ketika membuat kue, anak akan terlatih ketelitian, kesabaran, hingga kreativitasnya.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda
Membuat dan menghias kue dapat melatih kreativitas anak.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Membuat dan menghias kue dapat melatih kreativitas anak.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Melatih kreativitas anak bisa dilakukan dengan berbagai macam kegiatan, mulai dari membaca, menggambar, berdiskusi, bahkan membuat kue. Ya, membuat kue bisa menjadi salah satu cara orang tua untuk melatih karakter dan kreativitas buah hati.

Chef Riadi Halim mengungkapkan, dalam proses membuat kue ada banyak nilai positif yang bisa ditanamkan kepada anak. Misalnya, nilai ketelitian, kesabaran, juga sikap lapang dada.

Anak bisa melatih ketelitiannya dengan menyiapkan bahan-bahan kue beserta takaran yang sesuai. Dia juga dituntut untuk sabar ketika belajar mencampurkan bahan satu per satu menjadi adonan lalu mencetak dan memanggangnya ke dalam oven.

“Membuat adonan atau mencetak kue kan bukan hal mudah. Jadi di situ letak kesabaran yang dibutuhkan," kata Riadi di Jakarta, Selasa (30/7).

Membuat kue, menurut Riadi, juga dapat melatih anak untuk lapang dada. Artinya,ia harus bisa menerima kenyataan soal hasil panggangannya, enak atau tidak dan kuenya mengembang atau tidak.

Untuk semakin mempertajam kreativitas, anak juga bisa diajak untuk membuat kue berkarakter dan berwarna. Memang membuat kue berwarna tidak mudah, namun yang penting dikuasai ketika hendak membuat kue berwarna adalah pencampuran warna. Ayah dan bunda yang mendampingi anak sebaiknya tak terpaku pada satu botol pewarna saja.

photo
Menghias kue juga dapat membantu melatih kreativitas anak.

"Jika kita mau membuat kue berwarna merah, jangan cuma beli satu botol warna merah saja, kita butuh pewarna lain, yaitu warna kuning. Karena jika merah saja itu hasil warna di kuenya kurang terang. Begitupun jika ingin membuat kue warna biru dan ungu, harus kita kombinasikan dengan warna kuning," jelas Riadi.

Sementara itu, agar rasa dan warna kue maksimal, campurkan pewarna kue pada hasil akhir adonan. Itu penting supaya tidak memengaruhi citar asa dan tampilan warna kue.

Riadi yang belum lama ini berkontribusi menulis buku Spectacolour juga menyarankan para orang tua untuk mendalami pengetahuan tentang resep dan cara membuat kue berwarna melalui media daring atau buku. Itu penting untuk memperkaya wawasan ketika hendak mempraktikkan pembuatan kue berwarna di rumah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement