Kamis 20 Jun 2019 16:20 WIB

Potensi Pemutih yang Merusak Gigi

Menggunakan pemutih dengan cara salah justru mengancam kesehatan gigi.

Rep: Adhysa Citra Ramadani/ Red: Yudha Manggala P Putra
Ilustrasi.
Foto: ist
Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memiliki gigi putih cemerlang mungkin dambaan banyak orang. Salah satu caranya menggunakan pemutih gigi yang dijual bebas di pasaran tanpa resep dokter atau over the counter (OTC). Tapi, memutihkan gigi dengan cara yang salah justru dapat mengancam kesehatan gigi.

Penelitian terbaru mengungkapakan, penggunaan strip pemutih gigi OTC dapat mengikis struktur gigi. "Studi ini menunjukkan adanya kehilangan protein dari gigi dengan terapi pemutihan ini," terang peneliti senior dari Stockton University Kelly Keenan seperti dilansir WebMD.

Dalam studi ini, tim peneliti melakukan tiga percobaan dengan strip pemutih gigi OTC. Dari ketiga percobaan ini, tim peneliti menemukan bahwa bahan aktif pada strip pemutih gigi, yaitu hydrogen peroxide dapat mengubah protein besar pada dentin menjadi fragmen yang lebih kecil. Dalam percobaan lain, tim peneliti juga mendapati hydrogen peroxide dapat membuat kolagen pada gigi menghilang.

Gigi terdiri atas beberapa lapisan, yaitu lapisan terluar gigi (enamel) dan lapisan dentin yang mengandung kadar protein tinggi yang sebagian besarnya kolagen.

Keenan mengatakan, penelitian ini memang hanya menggunakan produk strip pemutih gigi OTC. Tapi, dinilainya, produk pemutih dari dokter gigi juga mengandung hydrogen peroxide yang berisiko merusak gigi. "Saya tidak tahu alternatif yang lebih aman untuk memutihkan gigi."

Ketiga percobaan ini dilakukan Keenan dan tim dengan menggunakan gigi-gigi pada saliva buatan untuk menciptakan kondisi menyerupai mulut selama percobaan berlangsung. Tim peneliti tidak menyoroti apakah gigi dalam kondisi alami di dalam mulut bisa meregenerasi protein setelah terpapar hydrogen peroxide.

Di sisi lain, Chief of Dental Medicine dari New York Presbyterian Brooklyn Methodist Hospital Dr James Sconzo mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan perawatan pemutihan gigi. Soalnya, dia tak melihat adanya kejadian kerusakan gigi yang lebih tinggi pada orang yang memutihkan gigi.

"Secara klinis, saya tidak khawatir." Dentin merupakan matriks seluler hidup. Dia melakukan perawatan pemutihan gigi bertahun-tahun dengan hydrogen peroxide berkonsentrasi lebih kuat daripada yang digunakan pada percobaan.

Sejauh ini, dia tidak melihat adanya tanda bahaya dari perawatan dengan bahan itu. "Saya belum melihat bukti klinis kerusakan pada gigi (akibat penggunaan hydrogen peroxide)," ungkap Sconzo.

Dia justru lebih khawatir terhadap penyebab-penyebab kerusakan gigi lain yang lebih signifikan. Salah satunya adalah konsumsi minuman bergula, seperti minuman olahraga bergula.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement