Sabtu 30 Mar 2019 10:16 WIB

Tips Travelling Ikut Open Trip

Namun Kalau Anda orang yang introvert, travelling open trip mungkin kurang cocok.

Travelling (Ilustrasi)
Foto: News
Travelling (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Mau liburan Anda berbeda dari biasanya tapi menyenangkan? Sesekali cobalah berlibur memakai sistem open trip, yang jumlah anggotanya bisa mencapai belasan orang sekali pergi.

Tentu saja, memakai jasa open trip menjadikan liburan Anda bisa jauh lebih berkesan. Selain menjelajah banyak tempat, Anda juga punya kesempatan berkenalan dengan traveller lain dari berbagai kota bahkan negara.

Mengingat penyedia jasa liburan open trip sangat banyak, Anda perlu berhati-hati saat memilih salah satu di antaranya. Kalau sampai ceroboh, liburan yang seharusnya berkesan malah berakhir dengan rasa kecewa.

Sebab agen open trip tidak bisa memberikan apa yang Anda inginkan. Agar tidak salah pilih, berikut ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan saat travelling ikut open trip seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Lakukan Perbandingan Agen ‘Open Trip’ Sebanyak-banyaknya

Mencari agen open trip bukan hal yang sulit. Anda bisa mencarinya di internet seperti media sosial, situs perjalanan, atau forum diskusi, dan lainnya.

Paket perjalanan yang ditawarkan setiap agen berbeda-beda. Ada agen yang menawarkan cashback atau potongan diskon, ada pula yang tidak. Tawaran yang berbeda-beda tentu saja membuat bingung.

Nah, kalau Anda belum yakin terhadap satu agen, sebaiknya cari referensi sebanyak-banyaknya. Catat nama agen yang sudah dikumpulkan, lalu bandingkan fasilitas yang ditawarkan.

Cara ini akan memudahkan Anda untuk memilih satu agen terbaik. Dengan demikian, perjalanan Anda nantinya pun jadi lebih seru dan menyenangkan.

2. Perhatikan Ulasan Para Pengguna Sebelumnya dan Pilih yang Kredibel

Reputasi agen bisa dikatakan baik apabila testimoni dari pelanggan juga baik. Apabila testimoninya buruk dan sedikit, itu artinya kinerja dan popularitas agen tersebut masih kurang.

Daripada salah pilih, lebih baik luangkan waktu untuk mencari dan membaca semua testimoni pelanggan. Guna mendapatkan hasil yang efektif dan efisien, bukalah salah satu blog traveller terkenal yang ada di tanah air, seperti Trinity.

Para travel blogger biasanya akan menyisipkan informasi mengenai agen open trip di dalam artikel yang ditulis. Meskipun tidak diungkapkan secara blak-blakan, tapi informasinya pasti akan tersaji asalkan Anda mau membaca artikel dari awal hingga akhir.

3. Biar Perlu, Cek Akun Media Sosialnya dan Perhatikan Performanya

Jika menurut Anda testimoni pelanggan belum cukup, bisa mengecek akun media sosial agen tersebut. Agen yang sudah terkenal pada umumnya punya media sosial sebagai wadah untuk berbagi sekaligus mempromosikan usahanya.  

Hiraukan jumlah followers yang dimiliki oleh agen, karena jumlah followers tidak menjamin kredibilitas seorang agen. Sebagai gantinya, Anda bisa mengecek komentar pengikutnya dan seberapa baik relasi antara agen dan pengikutnya.

4. Perhatikan Jumlah Kuota ‘Traveller’ dalam Perjalanan

Meskipun tipe liburannya open trip, tapi agen punya hak untuk membatasi jumlah traveller yang bisa ikut demi mendapatkan liburan berkualitas. Coba tanyakan jumlah kuota untuk destinasi liburan yang Anda inginkan.

Apabila jumlah kuota masih sisa, segera daftarkan diri Anda sebelum kuota habis. Bila perlu, ajak teman atau keluarga yang juga ingin berlibur. Hindari destinasi liburan yang kapasitasnya lebih dari 15 orang. Kuota yang terlalu banyak kerap kali menimbulkan kericuhan, karena adanya perbedaan kebutuhan antara satu traveller dengan yang lain.

5. Tanyakan Fasilitas yang Didapatkan dari Harga Paket Liburan

Agen open trip berlomba-lomba untuk menawarkan harga terendah agar traveller tertarik. Usahakan jangan terlalu cepat tergiur dengan harga paket liburan yang murah. Sebaiknya tanyakan mengenai fasilitas, akomodasi, dan tempat wisata yang sudah termasuk dalam paket liburan tersebut.

Biasanya, fasilitas dan akomodasi paket liburan yang murah sangat standar atau terbatas saja. Sedangkan harga paket yang lebih mahal menawarkan fasilitas dan akomodasi di atas rata-rata.

Jadi, perhatikan dan pertimbangkan hal ini dengan baik. Membayar sedikit mahal jauh lebih baik, yang penting sensasi liburannya terasa dan tidak mengecewakan.

6. Kunjungi Kantor Agen Travel secara Langsung

Agen open trip skala besar biasanya mempunyai kantor sendiri di wilayah tertentu. Jangan ragu untuk datang dan bertanya langsung ke kantor apabila jarak kantornya dekat dengan tempat tinggal Anda.

Jika jaraknya jauh, Anda bisa memesan secara online, baik melalui situs resmi ataupun marketplace. Untuk pemesanan online, perhatikan poin nomor 2 dan 3 di atas agar Anda tidak salah pilih agen.

 

7. Prioritaskan Kebutuhan Anggota Trip, Bukan Keinginan Sendiri Semata

Dalam perjalanan open trip, destinasi wisata yang akan dikunjungi biasanya sudah ditentukan langsung oleh agen. Tapi, ada juga agen yang sering meminta rekomendasi para traveller mengenai tempat wisata, khususnya untuk tempat yang letaknya berdekatan dengan yang dituju.

Perbedaan pendapat sering kali muncul untuk kasus yang satu ini. Sebagai traveller, Anda harus mau memprioritaskan kebutuhan anggota tim. Jika pilihan yang mendominasi ada di tempat A, mau tidak mau Anda harus ikut ke tempat A.

Tipe Traveler Seperti Apakah Anda?

Liburan menggunakan jasa agen open trip memang menguntungkan. Anda tidak perlu bersusah payah merancang rencana liburan, menentukan destinasi wisata, dan akomodasi karena Anda tinggal terima bersih dari agen.

Meski demikian, Anda harus sesuaikan juga dengan tipe traveller seperti apakah diri Anda. Kalau Anda termasuk orang yang introvert, travelling open trip mungkin kurang cocok karena karakter Anda yang pendiam. Berbanding terbalik dengan pribadi ekstrovert yang suka bergaul dan cepat beradaptasi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement