Kamis 07 Mar 2019 03:08 WIB

Boyzone Minta Tata Suara Asal Inggris untuk Konser Jakarta

Konser terakhir Boyzone dipastikan akan berbeda dari sebelumnya.

Rep: Farah Noersativa/ Red: Indira Rezkisari
Boyband asal Irlandia Boyzone
Foto: Antara
Boyband asal Irlandia Boyzone

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah permintaan untuk keperluan konser (riders) telah disalurkan kepada pihak penyelenggara konser Boyzone Thank You and Good Night Farewell Tour 2019. Konser terakhir di Indonesia oleh boyband asal Irlandia itu, direncanakan akan terlaksana  24 Maret, di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

“Kita sudah lihat riders-nya. Kita tahu karena boyband ini asal Irlandia, dia lebih dekat dengan UK (United Kingdom). Sehingga mereka memakai produk-produk yang dari UK,” kata perwakilan Super Sonic, Rendy, dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Rabu (6/3).

Baca Juga

Salah satu produk yang dipakai adalah Martin Audio yang juga berasal dari UK yang telah terkenal di seluruh dunia. Sehingga, nantinya pada saat konser nanti, tata suara yang akan keluar akan memiliki khas audio UK.

Super Sonic, kata dia, juga telah beberapa kali memfasilitasi tata suara Inggris ini seperti band Horn. Menurutnya, permintaan kedua band ini agak memiliki kesamaan.

Bila dipantau dari unggahan konser Boyzone di media sosial, terutama Instagram, pada konser di Inggris dan Eropa, Boyzone memiliki konsep pertunjukan seperti ketika mereka mengadakan konser di tiga kota di Indonesia pada 2018 lalu.  

Tapi Rendy menuturkan, dari sisi panggung, visual LED, dan juga tata cahaya akan ada perbedaan di tahun ini. “Semuanya berbeda tahun ini. Dan pasti akan jauh lebih menarik,” kata Rendy.

Boyband yang hits dengan lagu “Love Me for Reason” ini juga tak akan membawa band pada konser kali ini. Konsep pertunjukan nanti akan bertajuk live record.

“Sudah record di laptopnya dia, jadi itu sebenarnya tetap live sih, cuma personelnya saja belum ada. Boleh dibilang minus one,” kata Rendy.

Konsep itu cukup berbeda dengan konsernya tahun lalu, mengingat tahun lalu, band yang dipimpin penyanyi Ronan Keating ini memboyong seorang drummer dan pianis. Namun demikian, konser akan lebih khidmat lantaran adanya pengoptimalan visualisasi pada lampu LED untuk menghadirkan mantan personel Boyzone, Stephen Gately, yang sudah tiada 10 tahun lalu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement