Jumat 14 Dec 2018 12:37 WIB

15 Topik Paling Dicari Sepanjang 2018

Minat orang Indonesia terhadap konten lokal tercatat terus meningkat.

Rep: Christiyaningsih/ Red: Indira Rezkisari
Google
Foto: EPA
Google

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menyambut akhir tahun 2018, Google mengumumkan hasil dari Year in Search 2018 pada Kamis (13/12). Daftar Year in Search 2018 ini tidak disusun berdasarkan tingkat popularitas penelusuran. Year in Search 2018 menggambarkan topik apa saja yang trending di Indonesia sepanjang tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.

Search Marketing Manager Google Indonesia Mira Sumanti mengatakan data diperoleh berdasarkan penelusuran dari awal tahun sampai dengan 28 November 2018. Jika tahun lalu daftar Year in Search hanya berisi 10 topik paling dicari, tahun ini Google menambahnya menjadi 15 daftar topik.

"Sejak tahun lalu kami melihat minat orang Indonesia terhadap konten lokal terus meningkat. Hal ini bisa dilihat dari hasil penelusuran di beberapa kategori," ungkap Mira. Berikut daftar 15 topik paling dicari sepanjang 2018 menurut pencarian Google:

1. Piala Dunia Russia 2018

2. Asian Games 2018

3. Piala AFF 2018

4. Karna Su Sayang

5. Nissa Sabyan

6. Deen Assalam

7. Meraih Bintang - Via Valen

8. Lagi Syantik - Siti Badriah

9. Virgoun - Bukti

10. Liga 1 Indonesia 2018

11. AFC Champions League

12. Indonesian Idol

13. Liga Champions 2018

14. Piala Presiden 2018

15. Dilan 1990

Film Dilan 1990 yang menjadi salah satu trending di Google menginspirasi banyak hasil penelusuran lain seperti 'Kata-Kata Dilan' dan 'Gombalan Bikin Baper'. Tahun ini juga diwarnai banyak prestasi yang mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. Perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang ikut melejitkan pencarian untuk Jonathan Christie dan Kevin Sanjaya.

Di tahun depan, Mira memprediksi peristiwa-peristiwa nasional akan menjadi tren pencarian 2019. "Tahun depan banyak momen-momen nasional seperti Pemilihan Presiden dan Pelantikan Presiden. Jadi kemungkinan tahun depan akan muncul top trending di kategori peristiwa nasional," ungkapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement