Sabtu 24 Nov 2018 17:33 WIB

Cut Mini Raih Penghargaan Pemeran Pembantu Wanita Terpuji

Penghargaan tersebut diraih berkat akting di film Posesif

Aktris Cut Mini
Foto: Republika/ Wihdan Hidayat
Aktris Cut Mini

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG  - Aktris Cut Mini Theo atau Cut Mini, yang berperan dalam film "Posesif" meraih piala Festival Film Bandung (FFB) 2018 untuk kategori Pemeran Pembantu Wanita Terpuji Film Bioskop dalam acara di halaman Gedung Sate, Bandung, Sabtu (24/11).

"Saya kaget, tapi kalau memang ini rezeki saya, alhamdulilah. Terima kasih FFB, terima kasih film 'Posesif', yang memercayakan dua 'scenes' kepada saya di film ini sehingga saya bisa membawa pulang piala ini," kata Cut Mini sesaat sesudah menerima Piala FFB 2018 itu dari Sissy Prisicillia dan Dennis Adhiswara.

Mini, yang mengenakan busana serba hitam, mengatakan dua adegan dalam film tidak bisa disepelekan karena bisa menjadi bagian penting.

"Para calon di kategori ini bagus-bagus semua. Ada Adinia Wirasti, Happy Salma, semuanya bagus. Jadi, dua scenes nggak boleh dimainkan sembarangan," kata dia.

Dalam kategori itu, Cut Mini bersaing dengan Laura Basuki dalam film "Terbang Menembus Langit", Dea Panendra dalam "Marlina Si Pembunuh Empat Babak", Adinia Wirasti dalam "Sultan Agung" dan Happy Salma dalam "Buffalo Boys".

Sementara itu, Pemeran Pembantu Pria Terpuji Film Bioskop FFB 2018 diraih Morgan Oey dalam film "Koki-Koki Cilik". "Hidup film anak-anak. Saya ingin berterima kasih kepada 'geng' saya, Genk Koki-Koki Cilik, untuk fans saya, terima kasih. Hatur nuhun Bandung," kata Morgan.

Ketua Forum Film Bandung Eddy D Iskandar mengatakan film Indonesia, yang dinilai regu pengamat, sejak 1 Agustus 2017 hingga 31 Agustus 2018, berjumlah 130 judul. Namun, kata dia, pada awalnya terdapat 145 judul beredar secara nasional.

Akan tetapi, delapan film tidak tayang di Kota Bandung, yaitu "Turah", "Molulo", "Kaili Karena Aku Ingin Kembali", "Syirik Movie", "Air Mata Asiyah", "Sunset di Pantai Losari", "Anak Negeri Megalith¿, dan "Cinta Sama Dengan Cindolo Na Tape".

"Jadi film itu tidak masuk ke penilaian regu pengamat FFB dan untuk tahun ini, kebanyakan anggota regu pengamat berasal dari kalangan anak muda, yang tergabung dalam komunitas film dan narablog," kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement