Selasa 07 Aug 2018 08:37 WIB

Unggah Foto Ayahnya, Putri Eugenie Kena Marah Istana

Istana Buckingham punya aturan ketat dalam urusan media sosial anggota kerajaan.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari
Putri Eugenie
Foto: EPA
Putri Eugenie

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Menjadi anggota kerajaan Inggris sama dengan hidup dengan aturan ketat Istana. Termasuk dalam urusan mengunggah foto atau status di akun media sosial.

Ketika Putri Eugenie dari Inggris membuka akun Instagram-nya ke publik, masyarakat bersemangat mengintip keseharian seorang putri. Namun, dalam wawancara baru-baru ini dengan Vogue Inggris sang putri mengatakan salah satu unggahannya ke Instagram sempat membuatnya dalam kesulitan.

Foto yang dimaksudnya adalah potret sang ayah yang hendak merayakan acara besar Ratu yaitu Trooping the Color. "Hari yang indah dan membanggakan merayakan ulang tahun Her Majesty dan @hrhdukeofyork untuk pertama kalinya Trooping the Color sebagai Kolonel Pengawal Grenadier #troopingthecolour," tulisnya dalam keterangan Instagramnya, seperti dilansir dari laman Cosmopolitan, Selasa (7/8).

Tampaknya cukup tidak berdosa, bukan? Rupanya, latar di foto adalah bagian dari ruang pribadi di dalam Istana Buckingham yang seharusnya tidak pernah diperlihatkan kepada publik. Mengunggah foto tersebut berarti membuat Eugenie melanggar protokol kerajaan.

"Saya baru-baru ini mendapat masalah karena mengunggah foto Papa di koridor istana yang terlarang bagi publik," katanya dalam wawancara. Media sudah mengulas kesalahanannya ketika itu, tapi Eugenie belum pernah membicarakannya sendiri sampai sekarang.

Dia mengatakan sulit untuk memiliki Instagram dengan 300 ribu pengikut. Apalagi ia harus mempertimbangkan cermat setiap unggahannya, mengetahui pasti apa yang bisa terlihat publik dan tidak.

Saat Hari Ayah misalnya, dia ingin memasang foto dirinya dan ayahnya di Balmoral. Tapi Eugenie merasa foto tersebut terlalu pribadi. Sementara foto dari acara Ascot terlalu formal. Akhirnya dia menunggah foto masa kecilnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement