Ahad 18 Mar 2018 02:20 WIB

Survei: Konsumsi Kopi Warga AS Tertinggi Tahun Ini

Sebanyak 64 persen orang Amerika berusia 18 atau lebih mengonsumsi secangkir kopi.

Rep: Fergi Nadira/ Red: Israr Itah
Ilustrasi kopi.
Foto: EPA/WU HONG
Ilustrasi kopi.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW ORLEANS -- Konsumsi kopi warga Amerika Serikat mencapai titik tertinggi sejak 2012. Fakta ini diketahui dari survei industri yang digelar pada 2018. Konsumsi rumahan dan minuman gourmet (minuman dalam kemasan) memicu kenaikan tersebut. 

Menurut hasil survei oleh National Coffee Association (NCA), 64 persen orang Amerika berusia 18 atau lebih mengonsumsi secangkir kopi pada pagi hari sebelum mereka diwawancara pada 2018. Ini naik 62 persen dibandingkan survei serupa pada 2017 setara dengan angka kasar terakhir pada 2012.

"Pasar AS kuat untuk minuman berkafein meskipun permintaan soda dan jus terus mengalami penurunan selama bertahun-tahun. Kopi, air kemasan dan teh telah menjadi kategori pertumbuhan utama dalam beberapa tahun terakhir," ungkap hasil survei tersebut yang dilansir dari Reuters pada Ahad (18/3).

Survei NCA menggunakan sekitar 3.000 responden bagi yang meminum kopi di hari sebelum responden tersebut diwawancara. Konsumsi kopi harian turun ke pertengahan 1990-an, ketika orang Amerika minum kopi pada hari tertentu juga turun di bawah 50 persen.

Kopi merupakan titik terang bagi industri makanan global yang menghadapi pertumbuhan permintaan yang stagnan untuk produk lainnya. Di Amerika Serikat, produk siap saji meningkatkan permintaan. Sementara, di Brasil, polong dan kopi panggang semakin berkembang.

"Kami melihat industri cola menurun, meskipun begitu kopi ada di barisan depan," ujar Roberto Vlez, kepala Federasi Petani Kopi Kolombia.

Di antara orang Amerika yang disurvei, 79 persen dari mereka menikmati kopi di rumah pada hari sebelum mereka diwawancara. Sementara, kopi yang dikonsumsi di kafe dan lokasi out-of-home lainnya mencapai 36 persen.

Permintaan untuk kopi gourmet, yang mencakup minuman berbasis espresso dan siap minum, relatif stabil pada tingkat 2017. Segmen ini terus mendapat dorongan dari anak muda sebanyak 48 persen milenium yang mendatangi gourmet.

"Ada perubahan besar terhadap gourmet di AS," ujar konsultan pasar Michael Edwards mengatakan dalam presentasi tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement