Jumat 26 Jan 2018 13:20 WIB

Pesawat Kepresidenan AS Butuh Kulkas Baru Senilai Rp 312 M

Air Force One membutuhkan kulkas untuk menyimpab makanan selama berminggu-minggu.

Rep: Christiyaningsih/ Red: Indira Rezkisari
Pesawat Kepresiden AS, Air Force One.
Foto: EPA
Pesawat Kepresiden AS, Air Force One.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pesawat Kepresidenan AS yang biasa digunakan Donald Trump untuk kunjungan kenegaraan butuh penggantian kulkas. Pesawat Air Force One itu butuh kulkas baru karena kulkas lama dianggap sudah menurun kualitasnya dan tidak bisa menyimpan makanan dengan baik.

Hal yang paling mencengangkan dari rencana ganti kulkas ini terletak pada biaya yang harus dikeluarkan. Tak main-main, penggantian kulkas ini menelan biaya 24 juta dolar AS atau jika dirupiahkan sekitar Rp 312 miliar. Laman Travel and Leisure yang mengutip berita Defense One menyebut beban terbesar ada pada pajak yang mencapai 23,7 juta dolar AS.

"Air Force membutuhkan penggantian kulkas di dapur G12 dan G13 untuk menyimpan makanan agar kualitasnya lebih terjaga," demikian isi kontrak yang dirilis oleh Departemen Pertahanan AS.

Defense One menyebut anggaran yang sangat tinggi itu bukan disebabkan karena negosiasi yang tidak adil dengan pihak Boeing. Akan tetapi disebabkan karena kulkas tersebut akan digunakan oleh Kantor Militer Gedung Putih dan Air Force.

Sebagai pesawat kepresidenan, Air Force harus menyediakan ruang yang cukup untuk menyimpan makanan dalam perjalanan selama berminggu-minggu. Tujuannya sebagai cadangan jika di perjalanan terjadi keadaan darurat. Dibutuhkan ruang untuk menyetok tiga ribu makanan bagi penumpang dan kru pesawat. Hal ini demi mengantisipasi keadaan terburuk jika pesawat tak bisa mendarat dan memasok makanan.

Ada lima chiller atau pendingin yang ada di dalam pesawat. Pendingin itu dilengkapi kompartemen-kompartemen pengontrol suhu. Dua pendingin yang terdiri atas delapan kompartemen akan diganti karena kualitasnya mulai menurun.

"Walaupun bisa memenuhi pelayanan dasar, ketangguhan pendingin mulai menurun terutama di lingkungan yang panas atau lembab. Unit pendingin tidak mampu mendukung penyimpanan makanan dengan baik," kata juru bicara Air Force One, Ann Stefanek.

Kulkas-kulkas yang akan diganti itu pertama kali digunakan pada tahun 1990. Rencananya, penggantian kulkas akan selesai pada Oktober 2019.

photo
Salah satu ruang dalam Air Force One, yakni kamar tidur untuk Presiden dan Ibu Negara.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement