Sabtu 23 Dec 2017 21:28 WIB

Profesor Linguistik Pelajari Bahasa Tokoh Star Wars

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Endro Yuwanto
Star Wars: The Last Jedi
Foto: dok Lucas Film
Star Wars: The Last Jedi

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Profesor linguistik dari Queen Mary University di London, Inggris, memiliki ketertarikan mendalam terhadap film Star Wars. Pria bernama David Adger itu mencoba mengungkap bahasa salah satu tokoh bernama Yoda.

Dalam film, Yoda yang merupakan Guru Jedi berwujud makhluk kecil misterius memang hampir selalu bicara menggunakan bahasa Inggris. Namun, Adger meyakini itu hanya bahasa kedua yang digunakan Yoda.

Adger menyebut bahasa asli Yoda sebagai "Yodish" yang mendapat banyak pengaruh dari bahasa Hawaii. Untuk sampai pada simpulan itu, ia menggunakan 'metode detektif linguistik' dan proses yang dijuluki 'transfer bahasa'.

"Yoda datang dari sebuah planet misterius dan George Lucas (pencipta Star Wars) tidak pernah mengungkap apapun tentangnya. Bahasanya benar-benar misterius," kata Adger, dikutip dari laman Belfast Telegraph, Sabtu (23/12).

Menurut Adger, Yoda sering mengubah struktur bahasa Inggris yang ia ucapkan seperti yang dilakukan penutur asli bahasa Hawaii. Salah satu ciri utamanya adalah meletakkan predikat sebelum subjek pada kalimat. "Penulis skenario film melakukan sesuatu yang membuat percakapan Yoda terdengar aneh. Apapun yang mereka lakukan tidak terlalu jauh menyamarkan ciri Hawaii di dalamnya," jelas dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement