Rabu 26 Jul 2017 14:37 WIB

Ubud Jadi Salah Satu Kota Terbaik di Dunia Kalahkan Roma

Monkey Forest, Ubud Bali
Foto: wikipedia
Monkey Forest, Ubud Bali

REPUBLIKA.CO.ID, UBUD -- Pamor Provinsi Bali seolah tidak pernah redup. Tiap-tiap kota dan kabupaten di Pulau Dewata tersebut selalu menjadi pusat perhatian dunia.

Yang terbaru, Ubud di Kabupaten Gianyar, Bali, dinobatkan sebagai salah satu dari 15 kota terbaik di dunia versi media wisata Travel+Leisure. Dengan skor 90,13, Ubud berhasil 'menyihir' wisatawan dunia. Ubud menempati posisi ke-9 kota terbaik di dunia dan menempati posisi ke-4 kota terbaik di Asia. Penghargaan tersebut didapat dari penilaian pembaca Travel+Leisure lewat penghargaan rutin tahunan Worlds Best oleh Travel+Leisure.

Pembaca Travel+Leisure yang pernah berwisata ke Ubud mengaku seni interior khas Bali sangat menawan di tiap sudut Ubud. Selain itu, keramahtamahan penduduk selalu menjadi kenangan manis para wisatawan yang pernah datang.

"Saya suka segalanya dari Ubud. Ubud memesona bagi siapa pun yang suka seni dan ketenangan, daripada pantai dan pesta," tulis salah satu pembaca Travel+Leisure dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Rabu (26/7).

Sawah Tegalalang, Jatiluwih, dan resor-resor keren di Ubud sukses mengambil hati pembaca Travel+Leisure. Ubud juga memiliki sejumlah destinasi wisata yang mempesona. Dari mulai Monkey Forest yang pernah dijadikan lokasi syuting Eat, Pray, Love yang dilakoni Julia Roberts. Bukit Campuhan, Nyuh Kuning Village, Tegalalang, Puri Ubud, Pura Sarawati hingga arum jeram di Sungai Apung, semua ada di Ubud.

Bagi Anda yang menyukai olah raga yoga, Ubud bisa menjadi salah satu tempat Anda untuk melakukan yoga. Sejumlah pesona tadi akhirnya sukses menempatkan Ubud di peringkat ke-9 mengalahkan Roma di Italia dengan posisi 12 dan Barcelona (Spanyol) di posisi 15.

Lima kota yang menduduki posisi teratas sebagai kota terbaik di dunia versi Travel+Leisure yakni San Miguel de Allende (Meksiko), Charleston (Amerika Serikat), Chiang Mai (Thailand), Kyoto (Jepang), dan Florence (Italia). Sedangkan  lima kota terbaik di Asia versi Travel+Leisure adalah Chiang Mai (Thailand), Kyoto (Jepang), Hoi An (Vietnam), Ubud (Indonesia), Luang Prabang (Laos).

"Daftar kota terbaik di dunia mencerminkan pembaca kami yang tertarik dengan Asia, ada tujuh dari 15 destinasi urban di kawasan Asia," tulis situs Travel+Leisure.

Tak hanya itu, dalam ajang penghargaan yang sama, Ubud juga berada di posisi keempat untuk kategori kota terbaik di kawasan Asia. "Saya begitu dimanjakan dengan kebaikan dan orang bijaksana yang aku temui ke mana pun aku pergi di Ubud," tulis pembaca Travel+Leisure lain.

Beberapa waktu lalu, Presiden AS ke-44, Barack Obama, beserta keluarga mengunjungi Bali. Mereka banyak menghabiskan waktu di daerah Ubud.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengatakan penghargaan ini sangat kredibel karena dipilih oleh media yang punya pamor di dunia untuk wisatawan. Penghargaan juga memberikan rasa percaya diri bahwa Bali hebat di mata orang lain yang menilai. “Bali paling lengkap 3A-nya, atraksi, akses, amenitas. Tapi ke depan akan terus diperkuat,” ujarnya.

Menteri asal Banyuwangi itu mengatakan Ubud tak hanya memiliki produk yang bagus. Daerah yang mendapat julukan sebagai Spirit of Bali ini juga memiliki banyak hal yang bisa dijual dan unggul, baik alam maupun budayanya.

Tri Hita Karana, misalnya, menjadi filosofi yang dipegang teguh oleh Ubud. Filosofi ini memberi ajaran untuk berbuat baik dengan sesama, Tuhan, dan alam. Arief meyakini dengan filosofi yang kuat ini, produk dan proses yang dihasilkan akan menjadi lebih bagus dan lebih abadi. “Karena sudah ada nilai-nilai spiritual di dalam produk dan layanan seni, budaya, dan pariwisata yang ada di sini,” kata dia.

sumber : Kemenpar
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement