Ahad 21 May 2017 07:39 WIB

Andre Hehanusa Gelorakan Laut di Loenpia Jazz

Andre Hehanusa
Foto: Rusdy Nurdiansyah/Republika
Andre Hehanusa

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Penyanyi Andre Hehanussa menggelorakan kecintaan terhadap laut lewat lagu-lagu yang ditembangkannya pada pergelaran Loenpia Jazz 2017 di Semarang, Sabtu (20/5) malam. Sejak awal, sosok kelahiran Makassar, 24 Juli 1964, itu sudah menyampaikan kecintaannya terhadap laut yang diimprovisasinya dalam beberapa lagunya di ajang musik tahunan itu.

"Hati saya sekarang sedang bermain dengan laut. Sempat saya ke Raja Ampat keliling-keliling. Saya sedang cinta-cintanya sama laut. Di Semarang ada pantai?" tanyanya, sembari memegang gitar.

Dalam ajang musik jazz yang berlangsung di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang itu, Andre membawakan setidaknya sembilan lagu, termasuk "Kuta Bali" mewakili cintanya pada laut. Malam itu, mantan personel Kitara Band itu hanya membawa gitaris bandnya, Dennis Talakua, berkolaborasi dengan Senopati Band, band indie asal Semarang.

Diiringi Senopati Band, penyanyi yang sudah berusia kepala lima itu tak kehilangan pesonanya. Dia tampil sangat memukau dalam membawakan setiap tembangnya yang dinanti para penonton.

Tak hanya lagu bernuansa laut, penyanyi yang populer era 1990-an itu juga membawakan tembang-tembang populernya yang lain, seperti "Bidadari" dan "Karena Ku Tahu Engkau Begitu". Ada pula satu lagunya yang terbaru berjudul "All About Love" yang baru dirilisnya tahun lalu mengikuti suasana anak sekarang yang Youtubers dan lekat dengan media sosial (medsos).

"Matursuwun semua. Saya ini orang Ambon, besar di Bandung, dan sekarang ini nyanyi di Semarang. Kita orang yang bertoleransi tinggi, bukan begitu?" katanya, seraya mengajak penonton menyanyikan "Indonesia Pusaka".

Selain Andre, tampil pula sederet penyanyi lainnya, seperti Monita Tahalea, Yura Yunita, Ubay, Edwin Putro Trio, serta kelompok jazz dari berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya, Komunitas Jazz Kemayoran, Komunitas Rompok Bolong Malang, Solo Jazz Society, Komunitas Gubug Poci Tegal, Etawa Jazz Yogyakarta, dan Komunitas Jazz Tulung Agung.

Konsep Loenpia Jazz 2017 memadukan berbagai genre musik meski tak sepanggung, seperti kelompok kasidah rebana Nasida Ria yang diberikan kesempatan di sela pergelaran jazz tersebut. Nasida Ria merupakan kelompok kasidah rebana asal Semarang yang selama ini beberapa lagunya sudah sedemikian dikenal secara luas, seperti "Jilbab Putih" dan "Perdamaian". Selain itu, ada pula pergelaran wayang orang dari Perkumpulan Ngesti Pandowo yang tampil membawakan lakon "Parto Kromo" turut memeriahkan pergelaran Loenpia Jazz 2017.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement