Senin 23 Jan 2017 17:11 WIB

Film Iqro Angkat Permasalahan Observatorium Bosscha

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari
Film Iqro
Foto: ist
Film Iqro

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film anak bertema religi dan ilmu pengetahuan Iqro: Petualangan Meraih Bintang akan segera rilis pada 26 Januari 2017. Film arahan sutradara Iqbal Alfajri itu ditulis naskahnya oleh Aisyah Amirah Nasution.

Perempuan yang menulis naskah film pendek sejak 2006 itu membuat skenario berdasarkan sejumlah riset. Ia menyusun puzzle pengalaman selama bertahun-tahun, termasuk beberapa kali bertandang ke Bosscha dan berbincang dengan narasumber kunci.

"Beberapa masalah dalam film memang betul-betul pernah terjadi di Bosscha dan sebagian ada yang sudah terselesaikan," kata ibu dua anak itu.

Masalah paling mengemuka adalah polusi cahaya yang mengganggu kegiatan pengamatan di Bosscha. Begitu juga rencana pembangunan hotel yang akhirnya tidak dilanjutkan di sekitar lokasi observatorium.

Lewat naskah film, perempuan yang menyelesaikan studi di bidang manajemen itu ingin memberi tahu penonton mengenai permasalahan tersebut. Akibat terlalu dekat dengan permukiman, Bosscha menjadi kurang ideal karena seharusnya area benar-benar kosong dalam radius sekian kilometer.

Itu membuat cakupan langit yang bisa diamati para ilmuwan Bosscha menjadi semakin terbatas, seperti dipaparkan dalam film. Meski demikian, tempat tersebut masih berfungsi efektif sebagai laboratorium astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Masalah umum itu perlu diketahui penonton, walaupun kami memaksudkan film Iqro sebagai cerita fiksi yang bergulir begitu saja. Syukur-syukur jika ada efek domino yang mendatangkan kebaikan bagi Bosscha," kata Aisyah.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement