Senin 29 Aug 2016 06:58 WIB

Sutradara Hollywood Menginap di Madura

Menperin dan Livi Zheng
Menperin dan Livi Zheng

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Sutradara muda asal Indonesia yang namanya berkibar di Hollywood, Livi Zheng, menginap di Madura demi mempersiapkan proyek film terbarunya yang rencananya dirilis 2019.

"Filmnya masih lama, tapi saya dan kru harus benar-benar mempersiapkan serius agar tidak setengah-setengah saat pengerjaan nanti," ujarnya, Ahad (28/8) malam.

Bersama aktor laga Yayan Ruhian, sutradara film Hollywood berjudul Brush With Danger tersebut juga mengamati kebudayaan masyarakat Madura, khususnya karapan sapi.

"Film itu nantinya mengangkat kebudayaan Madura, khususnya karapan sapi. Syuting juga akan dilakukan di beberapa daerah di Indonesia, terutama Jatim," ucap sutradara berusia 27 tahun tersebut.

Saat berada di Madura, tepatnya di Kabupaten Sumenep, ia mengaku tertarik dan membuat beberapa skenarionya berubah karena menemukan sejumlah fakta menarik baru.

Pada film keempatnya itu, kata dia, juga akan diselingi laga-laga yang ditata langsung oleh Yayan Ruhian dengan menampilkan pencak silat khas Indonesia serta bela diri masyarakat Madura.

"Tradisi seperti ini haruslah diabadikan dan salah satu caranya adalah dengan membuat film bertema karapan sapi," ujarnya saat berbincang melalui pesan elektronik dari Surabaya, Senin.

Penyandang gelar Master of Fine Arts - Cinematic Arts, Film and Television Production University of Southern California (USC) tersebut mengaku sengaja membuat film karapan sapi karena tertarik melestarikan budaya Tanah Air yang tidak dimiliki bangsa lain.

"Impian saya membuat film Indonesia dan menunjukkannya ke kancah internasional. Doakan semoga film itu mendapat penilaian positif dari banyak pihak," kata sutradara perempuan Asia pertama yang berhasil menembus Hollywood tersebut.

Di sisi lain, pada waktu dekat ini, film keduanya berjudul Insight akan tampil di sejumlah bioskop di dunia, termasuk Tanah Air.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement