Ahad 17 Apr 2016 21:01 WIB

Pengakuan Itang Yunasz Setelah Mantap Jadi Perancang Busana Muslim

Rep: c34/ Red: Andi Nur Aminah
Desainer busana muslim, Itang Yunasz.
Foto: foto : MgROL_45
Desainer busana muslim, Itang Yunasz.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sudah 16 tahun Itang Yunasz memantapkan diri menjadi perancang busana muslim. Pria 57 tahun itu mengaku tergerak karena keputusan sang istri, Yeni Mulyani.

"Tahun 2000 setelah anak kedua lahir, istri saya mengatakan ingin berhijab. Akhirnya saya memutuskan jadi perancang busana Muslim," kata ayah dua anak itu saat ditemui usai peragaan busana koleksi terbarunya yang bertajuk Indonesia Selalu di Jakarta, baru-baru ini. 

Menyusul keputusan tersebut, pada 2003 Itang merilis label Marrakech, busana muslim berbahan kaus untuk kaum muda. Pengembangan karier itu disusul peluncuran lini busana Muslim khusus pria bernama Preview pada 2005. Selanjutnya disusul peluncuran lini busana Muslimah Kamilaa pada 2012.

Pria yang pernah bekerja pada Rumah Mode Balestra di Italia itu mengakui, busana Muslim yang dirancangnya tidak seluruhnya mematuhi pakem busana Muslim. Akan tetapi, Itang selalu berkomitmen untuk merancang busana yang sopan, longgar, tidak menerawang, dan meminimalisir terlihatnya lekuk tubuh.

Itang yang sempat berkecimpung di dunia hiburan sebagai penyanyi dan pemain film itu mengungkap perbedaan mendasar sebelum dan sesudah menetapkan niat menjadi perancang busana Muslim. Menurut ia, pilihan itu baik untuk dirinya dan diharapkan baik bagi orang banyak karena menghadirkan pakaian yang menutup aurat.

"Tidak ada kata terlambat untuk berbuat baik. Saya makin tua, ingin hidup jauh lebih baik dari sebelumnya dan memberikan manfaat bagi orang banyak," ungkapnya.

(Baca Juga: Motif Batik Tenun Jadi Andalan Koleksi Busana Muslim Itang Yunasz)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement