Rabu 23 Mar 2016 14:22 WIB

Batman Versus Superman, Perang Jubah Merah dan Hitam

Cuplikan adegan film Batman Versus Superman.
Foto: dok Warner Bros
Cuplikan adegan film Batman Versus Superman.

REPUBLIKA.CO.ID, Mulai hari ini, Rabu (22/3), film yang diangkat dari tokoh karakter DC Comics Batman Versus Superman tayang di bioskop Tanah Air. Pemutaran perdana film yang dinanti ini dilakukan lebih dulu dibanding Amerika Serikat, yang baru akan bisa menyaksikannya dua hari lagi, yakni pada 25 Maret 2016.

Film yang disutradarai Zack Snyder ini merupakan cerita pertama mempertemukan Superman dan Batman dalam satu layar lebar. Dalam film berdurasi 153 menit, penonton diajak melihat versi lain dari dua superhero yang kisahnya sudah berulang diangkat di layar lebar.

"Jawab saya, apakah kamu bisa berdarah?" tanya Batman kepada Superman. Pertanyaan itu membuka perseteruan antara Batman melawan Superman. Batman yang diperankan Ben Affleck sudah lama mencurigai sang jagoan berjubah merah. Terlebih, setelah kejadian yang membunuh orang yang disayanginya di Kota Gotham, yang diduga Batman disebabkan oleh Superman yang diperankan Henry Cavill.

Adegan demi adegan bergulir. Menguatkan kecurigaan Batman akan niat Superman yang dikiranya tidak baik. Ditambah campur tangan Lex Luthor, ilmuwan kaya yang ingin menguasai dunia. Lex yang diperankan Jesse Eisenberg sengaja mengadu domba demi mendapatkan keinginannya, yakni membunuh Batman dan Superman.

Seperti bisa ditebak, Batman kemudian beradu dengan Superman. Sementara itu, Lex menciptakan skema kejahatan lewat pesawat luar angkasa dari planet Superman yang jatuh ke Bumi.

Kisah superhero ini dibalut dengan bumbu kisah psikologis kehidupan Batman dan Superman. Misalnya, Batman yang menyimpan emosi dan ketidakstabilan sejak orang tuanya tewas di depan matanya. Atau, Superman yang dari dulu selalu galau tentang perlukah ia selalu menjadi penyelamat umat manusia.

Superman di sini diceritakan memiliki kekasih Louis Lane yang diperankan Amy Adams. Kiprahnya sebagai jurnalis Daily Planet menambah intrik dalam cerita. Termasuk kehadiran wanita misterius yang berulang kali bertemu dengan Bruce Wayne.

Tak perlu berpikir terlalu panjang untuk menikmati film produksi Atlas Entertainment/Cruel and Unusual Films ini. Adegan demi adegan yang diciptakan agaknya dibuat untuk menyegarkan mata tanpa terlalu perlu memikirkan plot selanjutnya. Batman dan Superman pun bisa menghibur tanpa terasa membosankan.

(baca: Dulunya Joker Akan Muncul di Batman Versus Superman: Dawn of Justice)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement