Sabtu 31 Oct 2015 12:00 WIB

Ria Miranda Coba Keluar dari Warna yang Terlalu Pastel

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari
Model memeragakan busana rancangan Ria Miranda di panggung Jakarta Fashion Week.
Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Model memeragakan busana rancangan Ria Miranda di panggung Jakarta Fashion Week.

REPUBLIKA.CO.ID, Ria Miranda, desainer busana Muslim Indonesia, selama ini dikenal dengan ciri khasnya mengeluarkan koleksi dengan warna-warna pastel nan lembut dan feminim. Misalnya pink lembut, biru dan warna-warna lembut lainnya.

Tampilan itu dia tampilkan di Jakarta Fashion Week (JFW) 2016 yang telah berlangsung, Ria berani keluar dari ciri khasnya.

“Untuk koleksi busana di JFW saat ini, Saya ingin terlihat berbeda. Tidak menampilkan warna yang terlalu pastel. Tapi warna-warna yang lebih tegas yang ditampilkan misalnya kuning, ungu tua atau marun,” ungkapnya.

Walaupun begitu, Ria tetap menghadirkan koleksi busana yang feminin dan cantik. Tetap dengan motif bunga yang anggun. Bedanya hanya dengan warna yang cukup tua untuk bunga.

Motif bunga dipilih Ria karena dirinya memang sangat menyukai bunga. Ia ingin konsisten dengan sisi feminim tapi tetap berkelas. Ia mengaku dalam pagelaran kali ini ia banyak melakukan kolaborasi, dari motif kolaborasi dengan ilustrator Belanda, orang Indonesia tapi basisnya disana. “Dari awal kami diskusi sesuatu yang ikonik, kami ingin bunga-bunga terlihat berbeda, ingin mencoba sesuatu yang baru,” tambahnya.

Sekitar 12 tampilan yang akan ditampilkan dalam pagelaran busana tersebut. Selain busana Muslim nan anggun, Ria juga menggunakan hiasan kepala tapi lebih ikonik untuk show saja. Ia bekerjasama dengan brand Alura, sebuah brand aksesori. Dan untuk hijab lebih kepada jilbab segi empat. Bahan-bahan yang ditampilkan sifon dan segi empat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement