REPUBLIKA.CO.ID, Beberapa waktu lalu Indonesia kedatangan desainer Muslim Australia, salah satunya kakak beradik Hanadi dan Howayda. Mereka pertama kali memamerkan koleksinya lewat brand Integrity di atas panggung Indonesia International Islamic Fashion and Product (IIIFP) 2015 di JCC, Jakarta, Indonesia.
Koleksi mereka terinspirasi dari jalan-jalan Paris Street Fashion tahun 1950-an. Dimana setiap perempuan yang memakai koleksinya akan terlihat feminim dan elegan. “Ini terpancar dari koleksi kami yang menggunakan lapisan tulle, renda dan manik-manik yang cantik,” dalam wawancara eksklusifnya dengan Republika.co.id, di Jakarta beberapa waktu lalu.
Dua desainer ini sudah mulai usahanya sejak tahun 2008 silam. Menurut mereka tidaklah sulit menjalani bisnis ini, karena pada dasarnya mereka menyukai dan mencintai fesyen. Mereka mendirikan brand Integrity tahun 2010. Ini adalah sebuah label yang didedikasikan untuk gaya yang tak lekang oleh waktu untuk meningkatkan rasa percaya diri, modest, dan cantik.
Integrity lahir dari kebutuhan akan busana yang sopan. Dalam waktu satu tahun dari membuka toko kecil, mereka akhirnya pindah membuka flagship store pertamanya di Bankstown Central, Australia.
Brand ini dengan cepat tumbuh dari hanya dikenal oleh warga negara Australia sampai ke mancanegara. Salah satunya Indonesia. Integrity menawarkan koleksi siap pakai perempuan yang bisa digunakan untuk siang juga koleksi sampai malam. Setiap desain dari brand ini penuh dengan cinta. Hanadi dengan Howayda terlibat dalam setiap unsur produksi dari desain sampai seleksi kain dan proses manufaktur.
Howayda dan Hanadi merancang busana gaya mewah dan detail desain yang terlihat memiliki daya tarik integritas yang luas untuk target pasar usia 16 sampai 24 tahun.