Ahad 16 Aug 2015 12:39 WIB
Perayaan 17 Agustus

'Goyang Dumang' Meriahkan 17 Agustusan di Paviliun Indonesia

Lomba balap bakiak di depan Paviliun Indonesia di Milan Expo 2015, Sabtu (15/8).
Foto: Republika/Erik PP
Lomba balap bakiak di depan Paviliun Indonesia di Milan Expo 2015, Sabtu (15/8).

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-70 di Paviliun Indonesia, Expo Milan 2015, sudah dimulai sejak Sabtu (15/8) pukul 15.00. Mulai lomba makan krupuk, pertunjukan tari piring dan pencak silat hingga ditutup goyang poco-poco diiringi lagu Goyang Dumang dipersembahkan panitia.

Kegiatan bertema 'Marvelous 70' tersebut sanggup menarik perhatian banyak banyak pengunjung dari berbagai negara yang menyaksikan kegiatan, yang selama 20 tahun terakhir ini tidak pernah diadakan di Kota Milan. Sekadar diketahui, pengunjung Paviliun Indonesia rata-rata 11.500 orang per hari, dengan angka kunjungan tertinggi di atas 20 ribu orang.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Nus Nuzulia Ishak yang baru datang dari Indonesia tampak larut dengan panitia. Dengan riang gembira, Nus bersama panitia dan jurnalis ikut berjoget menikmati iringan lagu Goyang Dumang. Dia pun mengapresiasi, kreativitas panitia dalam menarik minat pengunjung untuk datang melihat Paviliun Indonesia.

Nus bahkan, tidak segan membandingkan bangunan paviliun sekarang dengan awal Mei lalu, ketika pembukaan expo bertajuk Feeding the Planet, Energy for Life tersebut. "Sudah berubah drastis, banyak kemajuan. Terima kasih setinggi-setinggi kepada pihak sponsor yang ikut menyukseskan acara ini," katanya, sebagaimana dilaporkan wartawan Republika, Erik Purnama Putra di Milan.

Dia pun menyadari, bakal ikut mendorong kesuksesan Paviliun Indonesia, meski pemerintah tidak mengucurkan dana sepeser pun untuk kegiatan tersebut. Hanya saja, ia menyatakan, Presiden Jokowi sangat berharap panitia bisa mempromosikan budaya Indonesia ke seluruh dunia.

Peringatan HUT RI di Italia biasanya hanya digelar dalam bentuk upacara bendera di Kedutaan Besar RI (KBRI) di Roma. Namun, pada peringatan ke-70 mulai tanggal 15, 16, hingga 17, warga negara Indonesia di Italia dan negara Eropa bisa datang ke Paviliun Indonesia di Milan.

Setiap pengunjung paviliun yang berasal dari berbagai negara di dunia bisa ikut serta dalam keceriaan lomba. Direktur Paviliun Indonesia, Budiman Muhammad mengungkapkan, selain perayaan tujuh dasawarsa kemerdekaan ini bersejarah juga menjadi momentum menarik pengunjung.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement