Kamis 22 Jan 2015 08:50 WIB

Hanum Rais Sebut Hanung Bramantyo Orang JIL

Hanum Rais.
Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Hanum Rais.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Penulis novel 99 Cahaya di Langit Eropa, Hanum Rais mengkritik film 'Hijab' karya sutradara Hanung Bramantyo. Hanum merasa kurang sreg dengan film yang dibintangi Zaskia Adya Mecc, yang tak lain adalah istri Hanung.

Karena merasa film tersebut mengangkat persoalan hijab yang kurang sesuai dengan fakta di masyarakat, Hanum yang novelnya diangkat ke layar lebar hingga menjadi film terlaris pada 2013 dengan lebih 1 juta penonton itu menumpahkan uneg-unegnya melalui Facebook.

Bahkan, Hanum menjuluki Hanung sebagai termasuk kelompok Jaringan Islam Liberal (JIL), organisasi bentuk Ulil Abshar Abdalla. Berikut kisahnya:

Semalem, lucu sekali. Ada orang kasih saya dan suami tiket film judulnya HIJAB gratis. Katanya dia salah beli tiket.

Oke, tadinya mau nonton film barat ga jadi. Mungkin ini film yang cukup menyentuh judulnya HIJAB. But I was wrong. Suami saya keluar setelah nonton 30 menit. Saya bertahan, menghargai yang kasih tiket.

Review: Bagaimana mungkin yah, judulnya HIJAB tetapi menyatiri, mengkomikalisasi orang berkerudung jika tak boleh mengatakan menyinyiri orang2 yang memakai hijab sebagai transformasi keterpaksaan, pemaksaan kehendak suami, atau sekedar fashion trend, dan mengelak dari realita bahwa sebagian besar orang berjilbab karena keteguhan hati akan perintah agama bukan yang lain.

Belum lagi, rakitan-rakitan adegan yang menunjukkan kemunafikan orang mengaku Islam begitu ditonjolkan disini, tanpa memberi ruang pada 99 persen muslim kebalikannya. Film ini, (yang akhirnya saya baru tahu ya elah sutradaranya orang JIL) pada akhirnya hanya ingin meneguhkan kembali 'I am a muslim, but I hate Islam, I just want to capitalize Islam for making money'.

Bukan film yang rekomen ditonton, kecuali Anda ingin membuat hater Islam semakin kaya raya. I tested my dignity if I am really a muslim, and I had reacted nothing (not even a smile), but offended. If only I could get my 1,5 hour back in life and exchange with my initial plan to see Women in Black:D. For mbak-mbak yang kasi tiket: Yes you did buy wrong tickets:D

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement