Selasa 20 Jan 2015 13:02 WIB

Selamat Tinggal Mata Lelah

Lemon (ilustrasi)
Foto: En.wikipedia.org
Lemon (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Pernah bercermin dan sedikit syok setelah terbangun di pagi hari? Sepasang mata yang terlihat sangat lelah mungkin terpantul di cermin.

Semua ibu yang memiliki bayi, entah ibu rumah tangga seutuhnya ataupun yang bekerja, pasti sepakat. Menyiasati mata agar tidak terlihat lelah di pagi hari merupakan salah satu tantangan besar.

Jangan khawatir, dengan beberapa tip ssederhana berikut, Anda bisa mengucapkan selamat tinggal pada mata lelah. Atau pada mata yang berkantung atau berlingkaran hitam di bawahnya, seperti dilansir dari www.parentsindonesia.com.

 

 

Mentimun

Ini adalah salah satu cara termudah tapi cukup manjur. Sediakan irisan tipis mentimun—akan lebih baik jika sebelumnya disimpan di dalam kulkas. Sambil berbaring santai dengan mata terpejam, letakkan irisan mentimun di atas kelopak mata. Biarkan selama 30 sampai 45 menit.

Kantung teh bekas

Mata berkantung dan jauh dari kesan menawan? Setelah membuat teh di pagi hari, jangan buang kantung tehnya. Biarkan mendingin dan peras sampai tidak ada air yang menetes lagi. Kompres mata dengan kantung teh selama 30 menit.  

Minyak lavender

Teteskan setetes minyak lavender ke dalam air. Basahi kapas dengan air yang sudah ditetesi minyak lavender dan letakkan di atas kelopak mata yang terpejam. Biarkan selama 20 menit.

Jeruk lemon

Jangan dulu menjadi malas ke kantor hanya karena lingkaran hitam di bawah mata yang sangat menganggu penampilan. Usir si lingkaran hitam dengan resep klasik rumahan ini. Caranya mudah.

Campurkan satu sendok teh madu murni dengan 2-3 tetes perasaan jeruk lemon. Aduk merata sehingga larutan lemon larut ke dalamnya.

Jika sudah larut dan menyatu, aplikasikan larutan tersebut pada bagian bawah mata yang menghitam. Lakukan dengan merata dan berulang-ulang.

Biarkan larutan madu dan lemon itu bekerja selama 15-20 menit sampai mengering. Bilas dengan air hangat.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement