Sabtu 30 Aug 2014 09:06 WIB

"Hijab in Love", Lebih dari Sekedar Cinta dan Hijab

Rep: Niken Paramita/ Red: Joko Sadewo
Hijabers in Love
Hijabers in Love

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tren berhijab di kalangan muda belakang makin populer. Fenomena ini tak ingin dilewatkan rumah produksi Andalan Sinema untuk menelurkan film cinta remaja "Hijabers in Love".

Film yang dirilis serentak 4 September mendatang ini menampilkan sederet pemain baru seperti Andania Suri, Shawn Adrian, Vebby Palwinta, Keke Harun dan penampilan spesial dari Dedi 'Miing' Gumelar, Piyu 'Padi', Rizky Hanggoro dan Jenahara.

Film bercerita tentang kisah cinta muda-mudi di komunitas Rohis (Rohani Islam) sekolah tinggi di Bandung. Dialah Annisa (Andania Suri) yang jatuh cinta pada Nanda (Shawn Andrian) sang ketua Rohis. Sayangnya permasalahan terjadi ketika sahabat Annisa, Jelita (Vebby Palwinta) juga jatuh cinta pada pria yang sama. 

Lebih dari itu, selama ini di Rohis juga ada pandangan umum yang melihat hijab dan jatuh cinta sebagai dua hal yang tabu. Lantas bagaimana ketiganya menyikapi rasa mereka?

"Selain sebagai film yang baru pertama kalinya mengangkat hijab sebagai tema utamanya, Hijabers in Love juga sarat akan pesan-pesan moral sosial yang tidak berusaha menggurui penonton. Pokoknya akan ada banyak kejutan di dalam ceritanya," ujar Executive Produser Firman disela gala premier Hijabers in Love di Jakarta, Jumat (29/8) malam.

 

Produser Ichwan Persada sebagai penggagas menambahkan meski cerita menggunakan kata 'love' dalam judul film tak lantas menampilkan adegan cinta-cintaan yang umumnya terjadi.

Hijabers in Love disutradarai oleh Ario Rubbik dan menjadi film perdana bagi Firman di rumah produksi Andalas Sinema.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement