Rabu 28 Oct 2026 10:40 WIB

Lima Manfaat Jus Delima untuk Jantung

Satu dari tiga kematian di dunia setiap tahun disebabkan oleh penyakit jantung.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Petani menunjukkan buah delima hasil kebunnya di Kampung Merak, Situbondo, Jawa Timur, Senin (24/10/2022). Salah satu camilan sehat yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan jantung adalah jus delima.
Foto: ANTARA/Budi Candra Setya
Petani menunjukkan buah delima hasil kebunnya di Kampung Merak, Situbondo, Jawa Timur, Senin (24/10/2022). Salah satu camilan sehat yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan jantung adalah jus delima.

JAKARTA -- Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit pembunuh nomor satu di dunia dan di Indonesia. Dalam data yang dikeluarkan oleh WHO pada tahun 2021, kematian akibat penyakit jantung mencapai angka 17,8 juta kematian atau satu dari tiga kematian di dunia setiap tahun disebabkan oleh penyakit jantung.

Untuk mendukung kesehatan jantung, menjaga pola makan sehat menjadi salah satu langkah penting yang dapat dilakukan. Salah satu camilan sehat yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan jantung adalah jus delima.

Baca Juga

Buah delima mengandung berbagai senyawa nabati yang menyehatkan atau fitonutrien. Sejumlah senyawa tersebut, termasuk polifenol, memiliki sifat antioksidan dan berpotensi memengaruhi beberapa faktor yang berkaitan dengan kesehatan jantung. Dilansir laman Very Well Health, Selasa (27/10/2027), berikut manfaat jus delima bagi kesehatan jantung:

1. Mengatur tekanan darah

Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit jantung. Konsumsi delima atau jus delima sebagai bagian dari pola makan sehat berpotensi membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali.

Jus dan biji delima mengandung kalium, mineral yang berperan dalam pengaturan tekanan darah. Meningkatkan asupan kalium melalui makanan dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Selain itu, polifenol dalam delima berpotensi menghambat enzim pengubah angiotensin atau angiotensin-converting enzyme (ACE). Enzim ini berperan dalam mekanisme pengaturan tekanan darah. Cara kerja tersebut memiliki kemiripan dengan mekanisme obat penurun tekanan darah golongan penghambat ACE.

Sebuah metaanalisis menemukan bahwa konsumsi 300 mililiter jus delima dapat menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 5 mmHg. Namun, efek tersebut tidak terlihat pada periode pengamatan lebih dari dua bulan.

 

 

Berita Lainnya

Rekomendasi